Senin, 10 Mei 2021

Walikota Fasha Pimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I


Rabu, 03 Maret 2021 | 15:08:01 WIB


Walikota Fasha ketika memimpin rapat evaluasi vaksin covid 19
Walikota Fasha ketika memimpin rapat evaluasi vaksin covid 19 / istimewa

JAMBI - Walikota Jambi Sy Fasha, kemarin (3/3) memimpin rapat evaluasi vaksinasi Covid- 19 tahap 1 untuk tenaga kesehatan, serta persiapan pelaksanaan vaksinasi tahap ke 2 untuk petugas pelayanan publik.

Dalam rapat tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Dinas Kominfo, Pimpinan Rumah Sakit dan Kepala Puskesmas se-kota Jambi serta undangan lainnya.

Fasha mengatakan, hasil dalam rapat koordinasi dan juga evaluasi vaksinasi covid-19 tahap pertama yang dialokasikan untuk tenaga kesehatan yakni sangat signifikan karena sudah di atas 80 persen hingga capai diatas 100 persen.

"Kami akan melaksanakan vaksinasi tahap kedua yaitu untuk pelayanan publik seperti TNI, Polri dan lain sebagainya, namun dalam rapat ini untuk juga menyamakan persepsi untuk siapa, kapan dan dimana akan dilaksanakan vaksinasi tahap kedua tersebut," ujar Fasha.

 

Dikatakannya, saat ini ia sedang mengakomodir semua usulan terkait Lansia (Lanjut Usia, red).

Karena disebutkan bahwa kuota untuk Lansia sedikit lebih besar jumlahnya dan mencapai lebih kurang 23 ribu vaksin.

" Total ada 40ribu lebih nanti vaksin. Semua akan divaksin termasuk awak media juga akan divaksin," tukasnya.

Ia juga mengatakan, nantinya akan menyamakan persepsi manajemennya seperti apa. Kemudian, untuk vaksinnya sudah ada serta kemungkinan minggu kedua maret akan dilakukan vaksinasi.

Sementara itu, Fasha tadi juaa meminta kepada Dinas Kominfo untuk bekerjasama dalam mensukseskan vaksinasi tahap kedua nantinya. 

"Karena ini berbeda dengan vaksinasi tahap pertama, karena datanya sudah ada jadi mereka tinggal memvaksin. Kalau tahap kedua ini, mereka diundang melalui SMSBlast atau WABlast," katanya.

Lebih lanjut Fasha mengatakan, mulai  Kamis, (4/3) Kominfo mengedarkan smsblast dan wablast terkait dengan sosialisasi vaksinasi tahap kedua.

"Kemudian juga, saat hari pencanangan vaksin nanti akan diatur agar tidak ada penumpukan, jika belum diundang, sabar. Pasti dapat undangan," imbuh Fasha.

Kemudian terkait dosis vaksin tahap pertama yang sisa sekitar 600 lebih vaksin, Fasha mengatakan bahwa data tersebut ada namun tidak dizinkan divaksin setelah edaran keluar.

"Para Tenaga Kesehatan awalnya mengirimkan data kepusat, begitu jadwal vaksinasi itu, keluarlah edaran WHO yang tidak dibolehkan siapa-siapa saja yang tidak dibolehkan untuk vaksinasi. Jadi sejumlah inilah ada 600 lebih," ujarnya.

Dikatakannya, Vaksin yang sisa nanti akan diberikan kepada tenaga kesehatan seperti  tenaga kesehatan yang magang dirumah sakit.


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments