Rabu, 4 Agustus 2021

Bawang Putih Lokal Mulai Ditangkarkan di Kayu Aro

Selasa, 16 Maret 2021 | 15:13:09 WIB


Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kerinci saat ini melakukan persiapan pelepasan varietas bawang putih lokal Kerinci, Jangkiriah Adro.
Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kerinci saat ini melakukan persiapan pelepasan varietas bawang putih lokal Kerinci, Jangkiriah Adro. / istimewa

KERINCI – Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kerinci saat ini melakukan persiapan pelepasan varietas bawang putih lokal Kerinci, Jangkiriah Adro.

Persiapan ini dilakukan setelah meraih sertifikat tanda daftar varietas lokal secara resmi oleh Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian RI beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kerinci, Radium Khalis mengatakan, belum lama ini pihaknya telah melakukan penangkaran bawang putih lokal Kerinci atau Jangkiriah Adro.

"Penangkaran ini untuk persiapan pelepasan, jika bawang putih sudah betul - betul dilepas, petani Kerinci tidak akan kesulitan lagi mendapatkan benih, karena sudah kita sediakan melalui penangkar tahun 2021 ini," kata Radium, Selasa (16/3/2021).

Menurutnya, penanaman bawang putih lokal ini dilakukan di Kayu Aro bersama dengan Balai Pengawas Benih Jambi, BPTP Jambi dan Koordinator BPP Kayu Aro.

"Untuk pelepasan masih perbaikan proposal oleh tim BPTP Jambi dan Balai Pengawas Benih Jambi. Insya Allah dalam waktu dekat bisa diselesaikan," ungkapnya.

Bawang putih Kerinci memiliki umbi yang besar, sama dengan bawang putih impor dari Cina. Sumber daya genetik lokal Provinsi Jambi ini menjadi harapan pemerintah dan masyarakat daerah setempat untuk dapat dikembangkan dan mengangkat kesejahteraan petani.

Bawang putih Kerinci juga diharapkan dapat mengatasi kekurangan benih secara nasional. "Kita lihat bawang putih dari Kerinci ini besar – besar, sama dengan yang kita import dari China. Kita berharap produk unggulan bawang putih Kerinci bisa menjadi bibit unggulan nasional,” sebutnya.

Kelebihan bawang putih Jangkiriah Adro diantaranya adalah, daunnya lebih kokoh, umbi lebih besar, dan lebih resisten terhadap serangan cendawan penyebab mati pucuk daun dan busuk umbi.

Ukuran umbi Jangkiriah yang besar membuat pengupasannya lebih mudah. Makin banyak Jangkiriah Adro yang digunakan, masakan makin harum dan gurih. Rasa bawang putihnya juga kuat serta aroma dan rasa lebih kental dengan sensasi pedas.

Sementara itu, Kabid Holtikultura Dinas TPH Kabupaten Kerinci, Prantos mengatakan, jumlah lahan yang disiapkan penangkaran bawang putih seluas setengah hektar. "Lokasi penangkarannya di Kecamatan Kayu Aro Kerinci," katanya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments