Kamis, 23 September 2021

Sejumlah Tokoh di Jambi Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Minggu, 28 Maret 2021 | 22:12:10 WIB


Lokasi ledakan bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Sulsel, Minggu (28/3) pagi
Lokasi ledakan bom bunuh diri di pintu gerbang Gereja Katedral Makassar, Sulsel, Minggu (28/3) pagi / Antara

 JAMBI - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), mendapat kecamatan dari sejumlah tokoh di Provinsi Jambi.

Hambali, ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tebo mengatakan, aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut telah meciderai rasa kemanusiaan dan kerukunan antar umat beragama yang sudah terbangun di Indonesia.

"Saya mewakili seluruh tokoh agama yang tergabung dalam FKUB Kabupaten Tebo, mengecam dengan keras pengeboman yang terjadi di Gereja Katedral Makassar," ujar Hambali.

Ditambahkan Hambali, bom bunuh diri tersebut merupakan perbuatan orang yang bukan beragama. Ia menyebutkan, semua agama melarang perbuatan tersebut.

"Kita berharap kejadian ini tidak terjadi di tempat lain. Wabil khusus di Jambi," tandasnya.

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Provinsi Jambi Adri juga mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Adri mengatakan jika hal itu merupakan perbuatan biadab dan terkutuk.

Pernyataan yang sama juga disampaikan Ibnu Rohidin, ketua Forum Dai Kabupaten Sarolangun. Selain mengutuk keras, Rohidin mengatakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar tersebut merupakan perbuatan yang tidak terpuji.

"Kita harapkan aparat TNI-Polri dapat mengusut tuntas kejadian ini," ujarnya.

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh Hendrizal juga mengecam keras aksi bom bunuh diri tersebut. Ia berharap situasi di pasca kejadian tetap aman dan kondusif.

Ketua FKUB Kabupaten Tanjabtim Syarufuddin juga mengutuk keras kejadian tersebut. Ia berharap kejadian ini tidak memecah belah kerukunan antar umat beragama.

"Mari terus kita jaga kerukunan antar umat beragama agar selalu tercipta persatuan dan kesatuan bangsa," tandasnya.


Penulis: Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments