Senin, 12 April 2021

Duku Sakit Capai 8.000 Batang, DPRD Minta Pemprov Proaktif


Selasa, 30 Maret 2021 | 10:51:11 WIB


GAGAL PANEN: Batang duku yang diserang kanker batang yang dipicu jamur Phytophthora palmivora.
GAGAL PANEN: Batang duku yang diserang kanker batang yang dipicu jamur Phytophthora palmivora. / istimewa

SENGETI – Akhirnya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Hortikultura Muarojambi merilis data kerusakan tanaman duku di daerah penghasil duku terbaik di Provinsi Jambi itu. Data sementara, sudah sekitar 8.000 pohon duku yang sakit dan mati dengan luas mencapai 78 hektar.

“Ada yang rusak ringan, sedang, rusak parah dan mati. Semuanya 78 hektar,” kata Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Hortikultura Muarojambi Ampriyadi kepada Metro Jambi, Senin (29/3).

Bagi warga Muarojambi, duku adalah penghasilan tahunan. Tanaman ini menyebar luas di Kecamatan Kumpeh, Tamanrajo, Marosebo, Sekernan dan Jaluko. Seperti diberitakan sebelumnya, selama beberapa tahun belakangan petani duku di Muarojambi, Batanghari, Tebo, dan Tanjab Timur terus gagal panen.

Baca Juga : Kanker Batang yang Ganas

Penyebabnya adalah serangan sejenis jamur yang sampai saat ini masih sulit diatasi. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi telah lama meneliti serangan penyakit ini dan menemukan bahwa kematian disebabkan oleh kanker batang yang dipicu jamur Phytophthora palmivora.


Penulis: sdp/nng/chy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments