Jumat, 18 Juni 2021

Wakil Rektor ITS-NU Jambi: Radikalisme Jadi PR Bersama

Selasa, 30 Maret 2021 | 16:45:32 WIB


Wakil Rektor II ITS-NU Jambi Hasjim As\'ari
Wakil Rektor II ITS-NU Jambi Hasjim As\'ari / Metrojambi.com

JAMBI – Aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021), membuat sejumlah pihak resah. Wakil Rektor II Institut Teknologi dan saint (ITS-NU) Jambi, Hasjim As'ari pun angkat bicara terkait kejadian yang sangat tidak manusiawi tersebut.

Kepada Metrojambi.com Hasjim menyampaikan, kejadian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa paham maupun gerakan radikalisme masih menjadi ancaman yang serius bagi bangsa dan negara Indonesia.

Dikatakan Hasjim, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, dimana diperlukan peran seta semua pihak dan lapisan masyarakat untuk mengantisipasinya.

“Menjadi PR yang berat bagi pihak keamanan. Mesti dibantu oleh semua elemen masyarakat. Bukan hanya tanggung jawab pihak keamanan saja, akan tapi semuanya harus ikut berpartisipasi dalam menangani masalah ini,” kata Hasjim, Selasa (30/3/2021).

Ditambajkan Hasjim, semua pihak harus ikut berperan serta dalam menjaga kerukunan. “Kita harus hidup rukun. Perbedaan itu merupakan keberagaman,” kata Hasjim.

Dikatakannya lagi, semua agama tidak ada yang membenarkan aksi tersebut. “Tidak ada, itu merupakam tindakan yang tidak beradap. Maka kita semua harus berhati-hati,” pungkasnya.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments