Senin, 17 Mei 2021

Protes Larangan Mudik, Minta Pemerintah Beri Stimulus


Senin, 05 April 2021 | 10:29:38 WIB


Ilustrasi mudik
Ilustrasi mudik / dok/Metrojambi.com

“Kami tegaskan lagi bahwa keputusan larangan mudik tahun ini sudah final. Untuk itu, kami meminta masyarakat untuk tidak mudik pada tahun ini agar tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan, yaitu terjadinya lonjakan kasus Covid-19,” katanya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyusun peraturan tentang pengendalian transportasi di masa Idul Fitri 1442. Muncul kabar bahwa pemerintah melunak, dengan membolehkan mudik tapi dengan prokes ketat.

Budi Karya membantah. " Kami tetap konsisten melaksanakan kebijakan larangan mudik. Hari ini kami tengah melakukan finalisasi Permenhub, yang akan kami terbitkan dalam waktu dekat ini," kata Budi Karya di Jakarta, Minggu (4/4).

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adi Putra mengaku juga masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat terkait larangan mudik ini.  " Hingga saat ini belum ada surat edarannya, baik dari Kementerian Perhubungan atau lainnya," ujar Varial.

Tanpa petunjuk pusat, Varial tidak bisa memastikan soal ketentuan mudik. "Yang jelas Dishub Provinsi siap melaksanakan kebijakan pemerintah pusat nantinya," jelas Varial. “Kita tunggu saja instruksinya," tambahnya.

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Jambi Madian Sawadi mengatakan bahwa larangan mudik sangat membebani para pengusaha angkutan. Walau Organda akan patuh pada aturan, kata dia, pemerintah juga harus memperhatikan keberlanjutan usaha sektor transportasi.

"Seperti apa solusi terbaiknya harus ada, agar pengusaha angkutan tetap dapat melayani penumpang. Bisa juga berupa stimulus untuk pengusaha atau sopir," ujarnya. 

Bila tidak, kata dia, maka pengusaha transportasi darat akan mengalami kerugian yang sangat besar.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments