Selasa, 13 April 2021

Pelaku Utama Pembacokan Siswa SMAN 7 Kota Jambi Ditangkap


Senin, 05 April 2021 | 21:37:51 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 JAMBI - Pihak kepolisian dikabarkan telah menangkap lima orang terkait kasus pembacokan yang menewaskan Sahrul Romadhon (17), siswa SMAN 7 Kota Jambi. Salah seorang yang ditangkap merupakan pelaku utama dalam kasus ini.

Sumber Metrojambi.com menyebutkan, penangkapan dilakukan di sejumlah tempat, diantaranya di Kabupaten Sarolangun dan Tebo. Selain itu, ada juga pelaku yang ditangkap di Pagar Alam, Sumatera Selatan.

"Salah seorang yang ditangkap adalah pelaku utama. Statusnya bukan pelajar," ujar sumber, Senin (5/4/2021).

Masih menurut sumber, pelaku melakukan penganiayaan menggunakan samurai, sehingga korban meningga dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan akibat luka serius di kepala.

"Pelaku menggunakan senjata tajam jenis samurai," sebut sumber.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jambi Kompol Handres saat dikonfirmasi membenarkan ada lima orang yang ditangkap terkait kasus ini. Hanya saja, Handres belum bisa berkomentar banyak karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

"Masih kita mintai keterangan. Peran masing-masing pelaku masih kita dalami. Yang jelas pelaku utama sudah kita amankan," ujarnya.

Sebelumnya, Sahrul Romadhon dibacok saat dalam perjalanan pulang usai menonton pertandingan futsal Piala Wakil Walikota Jambi antara SMAN 7 Kota Jambi menghadari SMA Muhammadiyah.

Usai pertandingan yang digelar di GOR Kotabaru tersebut, sempat terjadi keributan antara kedua belah pihak. Namun saat itu keributan bisa diredam.

Setelah kejadian, para pemain dan pendukung SMAN 7 Kota Jambi pulang ke rumah masing-masing, dimana kebanyakan diantara mereka tinggal di daerah seberang.

Namun ternyata rombongan tersebut dikejar oleh para pelaku. Korban sendiri diserang di daerah Buluran Kenali, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Korban dibacok di bagian kepala. Setelah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher, korban akhirnya meninggal dunia.


Penulis: Tim
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments