Senin, 12 April 2021

Rp 78 M Anggaran Pemkot Jambi Akan Direfocusing


Selasa, 06 April 2021 | 14:06:14 WIB


Wali Kota Jambi Dr H. Syarif Fasha, ME dan Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, MKM membuka dan menghadiri MUSRENBANG RKPD Kota Jambi Tahun 2021
Wali Kota Jambi Dr H. Syarif Fasha, ME dan Wakil Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, MKM membuka dan menghadiri MUSRENBANG RKPD Kota Jambi Tahun 2021 / istimewa

JAMBI – Di tahun 2021 ini, pihak Pemerintah baik Pusat dan Daerah masih melakukan kebijakan refocusing dalam pengelolaan anggaran negara dengan memperhatikan kondisi saat ini bahwa negara masih fokus mengatasi Pandemi Covid-19. Diantaranya pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan secara bertahap kepada masyarakat Indonesia termasuk di wilayah Kota Jambi.

Untuk itu, Pemerintah Kota Jambi di tahun ini harus melakukan kebijakan sebagaimana arahan dari pemerintah Pusat dalam pengelolaan anggaran daerah. 

"Sekitar Rp 76 miliar yang rencananya akan di refocusing," kata Kepala Bappeda Kota Jambi, Suhendri. 

Beberapa alokasi anggaran akan dipotong seperti perjalanan dinas, penggunaan Alat Tulis Kantor (ATK) dan anggaran lain.

"Termasuk anggaran Bangkit Berdaya juga terancam di refocusing, totalnya sekitar Rp 5,6 miliar," tambahnya.

Namun ia berharap pada OPD kecamatan yang ada di Kota Jambi, tak melakukan refocusing secara keseluruhan anggaran tersebut. Hal itu mengingat program tersebut merupakan program unggulan Pemkot Jambi. "Kalau bisa jangan semuanya, tetap disisakan untuk masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha pada saat Musrenbang kemarin mengatakan bahwa pihak kecamatan tak memotong dana Bangkit Berdaya tahun ini. "Jangan ada yang dipotong, tetap harus ada," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi, Putra Abshor Hasibuan saat dimintai keterangan mengenai refocusing anggaran 2021, ia mengatakan sampai saat ini belum dilakukan. "Tapi pak wali belum bersurat pada kami, tapi nanti akan kita cek, kalau sudah bersurat pada kita, baru kita akan bahas. Jumlah nya belum tahu," pungkasnya.


Penulis: Nita
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments