Senin, 17 Mei 2021

“Dugem” Itu Acara Penutup


Senin, 12 April 2021 | 09:42:27 WIB


/ Metrojambi.com

KUALA TUNGKAL - Terkait heboh acara “The Class of 21 Great Party” SMAN 1 Tanjung Jabung Barat, pemilik dan pengelola Event Organizer Tungkal Project, Rudi Chandra, diperiksa polisi. Dia digiring dari lokasi acara, Gedung Pola Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, ke Mapolres pada Sabtu (10/4) tengah malam.

Dikonfirmasi Metro Jambi, Rudi yang biasa disapa dengan nama Abu itu mengatakan bahwa kegiatan yang dikelolanya tetap mamatuhi protokol kesehatan. Menurutnya, cuci tangan, pemakaian masker dan keharusan menjaga jarak tetap diterapkan.

“Cuci tangan ada, masker ada, dan kapasitas ruangan 500 orang kita isi 150 orang," katanya.

Menurut Abu, acara dalam video yang viral tersebut merupakan penutup dari rangkaian kegiatan. Diketahui, party itu digagas sebagai bentuk lain dari perpisahan siswa kelas XII yang baru selesai mengikuti ujian.

Hanya saja, acara ini memang tidak seperti perpisahan umumnya yang melibatkan para guru dan pengelola sekolah. Menurut Abu, acara dimulai pukul 20.00 WIB dan dijadwal berakhir pukul 23.00 WIB.

“Rangkaian acaranya ada pemberian penghargaan gitu, seperti siswa terfavorit dan lainnya," ujarnya.

Dia mengakui, sedari awal tidak ada satu pun personel Gugus Tugas Covid-19 yang datang ke lokasi untuk mengecek atau mengawasi.

Ditanya soal dana kegiatan, dia menjelaskan bahwa semua biaya berasal dari iuran siswa kelas XII. Setiap siswa dikutip biaya Rp 60 ribu. Total siswa 150 orang.  “Awalnya cuma 100 siswa, tapi kemudian bertambah. Total dananya sekitar Rp 9 juta," ujarnya.

Soal pemakaian Gedung Pola, dia mengakui meminjam ke Pemkab Tanjabar memulai Kabag Umum. Permohonan izinnya dilayangkan sejak 2 April 2021. Dia juga mengurus izin protokol kesehatan ke Gugus Tugas Covid-19. “Kita bayar retribusi daerah Rp 750 ribu," tambahnya.

Dia mengaku sudah memberikan keterangan kepada polisi di Mapolres Tanjabar sejak Minggu (11/4) pagi. Sejumlah siswa, kata dia, juga diperiksa.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments