Sabtu, 16 Oktober 2021

Jelang PSU, Paslon Dilarang Kampanye

Kamis, 08 April 2021 | 09:35:54 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 JAMBI – KPU Provinsi Jambi akhirnya memutuskan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Jambi pada Selasa, 27 Mei 2021. Jadwal ini mundur dari yang diusulkan semula 5 Mei 2021.

Penetapan jadwal PSU itu dituangkan dalam Keputusan KPU nomor 10/PP.01.2/Kpt/15/Prov/IV/2021 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan PSU pasca keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Berdasarkan keputusan yang ditandatangani ketua KPU Provinsi Jambi Subhan itu, tahapan PSU dimulai 13 April hingga 3 Juni 2021.

Subhan mengatakan, pemilihan tanggal 27 Mei itu dilakukan melalui berbagai pertimbangan. Jika dilakukan pada 5 Mei, katanya, waktunya sangat mepet dengan Lebaran Idul Fitri. “Akhirnya diambil opsi kedua, yaitu 27 Mei 2021,” sebut Subhan.

Dengan waktu 60 hari yang diberikan oleh MK ke KPU, kata Subhan, 27 Mei itu berada di tengah-tengah. Dijadwalkan, perhitungan suara dan penyampaian hasil di TPS oleh PPPS kepada PPK pada 27-28 Mei.

Selanjutnya, rekapitulasi di tingkat kecamatan 28-31 Mei. Sedangkan pengumuman hasil rekapitulasi tingkat kecamatan 29 Mei-1 Juni.

Kemudian, rekapitulasi tingkat kabupaten akan dilakukan pada 1-2 Juni dan terakhir pengumuman hasil oleh KPU Provinsi pada 3-4 Juni 2021. “Penetapan calon gubernur terpilih tiga hari setelah pengumuman tingkat provinsi,” katanya.

Soal apakah ada libur bersama atau tidak saat PSU, Subhan menyatakan itu kewenangan pemerintah. KPU juga tidak menentukan adanya tahapan kampaye atau sosialisasi oleh pasangan calon gubernur. “Kampanye tidak ada,” pungkas Subhan.

Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Fahrul Rozi yang dihubungi terpisah mengatakan, bila dalam PSU tidak ditentukan ada tahapan kampanye, maka seluruh peserta, partai politik, dan tim sukses tidak boleh berkampanye.

“Apapun kegiatan kampanye, seperti memasang alat peraga, bahan kampanye, pertemuan terbatas, semua bentuk atau bagian dari kampanye tidak boleh dilakukan,” kata Kordiv Pengawasan Bawaslu Provinsi Jambi ini. 

Pria yang akrab dengan panggilan Paul ini mengatakan, Bawaslu akan menyurati semua peserta dan partai koalisi untuk mengingatkan tidak adanya kampanye atau sosialiasi.

“Kalau ada yang kampanye, maka ada proses yang akan kami lakukan, baik dari laporan maupun dari temuan,” katanya. 

Direktur Center pasangan Al Haris-Abdullah Sani (Haris-Sani), Hasan Mabruri, mengatakan bahwa  pihaknya siap mengikuti PSU sesuai aturan KPU.

“Kita akan mematuhi aturan dan mekanisme yang ditetapkan oleh KPU. Kita tidak akan melakukan kampanye. Kita akan ikut sosialisikan bahwa tanggal 27 Mei ada PSU, jadi kita membantu penyelenggara,” singkatnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments