Kamis, 13 Mei 2021

Jadi Tersangka, Bos Kemingking Mangkir Panggilan Penyidik Polda


Rabu, 14 April 2021 | 09:29:15 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

JAMBI - Komisaris PT Jambi Kemingking Ecopark (JKE), pengelola Kawasan Industri (KI) Kemingking di Muarojambi, Chairil Anwar, mangkir dari panggilan penyidik Polda Jambi, Selasa (13/4). Chairil dipanggil sebagai tersangka kasus perebutan lahan yang dilaporkan Tanoto Jacobes alias Ayong, pengembang Mall WTC Batanghari.

"Masih dalam pemeriksaan lanjutan. Namun yang bersangkutan tidak datang. Akan kita lakukan pemanggilan ulang yang kedua sebagai tersangka," ungkap Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jambi Kompol Hasan, Selasa (13/4).

Selain Chairil, polisi juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka. “Ada tiga tersangka. Selain Chairil, ada dua orang suruhannya yang kita tetapkan tersangka,” lanjut Hasan. Belum diketahui alasan Chairil mangkir.

Penetapan tersangka Chairil disampaikan oleh Direktur Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan kepada Metro Jambi, Selasa (6/4) lalu. Kasus ini berawal dari kerja sama investasi bisnis antara Ayong dengan Chairil. 

Menurut Kaswandi, lahan yang dirusak oleh Chairil memang berada di Kemingking, Kabupaten Muarojambi, namun tidak masuk dalam Kawasan Industri Kemingkin yang status lahnnya juga diketahui masih bermasalah. “Kawasannya memang sama, tapi beda,” ujarnya.

Diketahui, Ayong menanamkan investasi Rp 25 miliar kepada Chairil dengan sejumlah kesepakatan yang diikat dengan akta notaris. Ternyata, Chairil tidak bisa menepati janji sesuai kesepakatan.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments