Sabtu, 8 Mei 2021

Edi: Silakan Buat Pasar Bedug, Tapi Tetap Patuhi Prokes


Senin, 19 April 2021 | 10:23:26 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

MUARATEBO - Akibat pandemi Covid-19 yang masih melanda, membuat momen ngabuburit menjelang berbuka puasa kurang khidmat di tahun 2021.

Sudah dua kali bulan suci ramadhan, masyarakat di Kabupaten Tebo disepikan tanpa aktivitas pasar bedug.

Pasalnya, sepekan sebelum bulan puasa, Pemkab Tebo menyatakan tidak membuka pasar bedug. Namun, mempersilahkan masyarakat berdagang secara mandiri.

Kabid Pasar Dinas Perindag-Naker Tebo, Edi Sopian mengatakan, meskipun secara mandiri diizinkan, masyarakat harus tetap mematuhi aturan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita juga tidak mungkin melarang masyarakat mencari rezeki, silahkan bikin tempat berjualan secara mandiri, karena kita dari Pemkab Tebo tidak membuka fasilitas Pasar bedug dengan alasan masih pandemi Covid-19. Tetapi pesan kami, senantiasalah menjaga aturan prokes Covid-19, jangan terlalu banyak berkerumun," ungkapnya, Senin (19/04/2021).

Edi menegaskan jika ada lokasi berjualan yang mengakibatkan kerumunan dan melanggar aturan protokol kesehatan, pihaknya akan memberikan tindakan sesuai aturan.

"Kita akan turun ke lokasi pedagang bersama tim penegak aturan untuk memantau, jika ada yang melanggar prokes, kita akan berikan tindakan," katanya.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments