Sabtu, 22 Januari 2022

Warga Sebut Penyebab Banjir Akibat Aktivitas PT KBPC

Selasa, 20 April 2021 | 09:14:28 WIB


Warga saat menggelar musyawarah terkait banjir di kawasan BTN Lintas Asri, Kabupaten Bungo, Senin (19/4/2021)
Warga saat menggelar musyawarah terkait banjir di kawasan BTN Lintas Asri, Kabupaten Bungo, Senin (19/4/2021) / Metrojambi.com

 MUARA BUNGO - Pasca dilanda banjir yang kedua kalinya pada tahun 2021 ini, tokoh masyarakat BTN Lintas Asri, Kabupaten Bungo melakukan musyawarah untuk mencari solusi penanganan banjir, Senin (19/4).

Dalam musyawarah tersebut, terbentuk ketua pananggulangan banjir dan tim teknis pencegahan banjir BTN Lintas Asri.

Warga menyebut penyebab terjadinya banjir di BTN Lintas Asri akibat aktivitas PT KBPC yang melakukan penggundulan hutan dan pendangkalan rawa untuk penampungan air.

Selain itu, pembukaan lokasi Perumahan Aziziah juga menjadi faktor penyebab banjir tersebut.

Ketua Penanggulangan Bencana BTN Lintas Asri Tabroni saat musyawarah bersama PT KBPC dan pihak Perumahan Aziziah meminta saluran air dibuat dan rawa penampungan air kembali difungsikan.

"Tim Teknis BTN Lintas Asri akan turun bersama pihak perusahaan untuk melihat penyebab banjir dan melakukan penanggulangan jangka pendek secepatnya," ujar Tabroni.

Tabroni menyebutkan, pihak perusahaan mengakui salah satu penyebab banjir adalah dampak dari aktivitas perusahaan. Perusahaan berencana akan melakukan upaya pencegahan banjir selanjutnya.

Sementara itu, Humas PT KBPC Group Khairul Saleh menyebut pihaknya sudah menurunkan tim teknis untuk melakukan penyelesaian banjir yang ada di BTN Lintas Asri.

"Intinya kita dan masyarakat akan mencari solusi bersama. Saat ini kita sudah melakukan pelebaran drainase yang ada di blok G," tuturnya.

Pihak Perumahan Aziziah, Ijal juga menyepakati hasil musyawarah untuk menanggulangi banjir tersebut.

"Jika memang sebagian penyebab banjir di BTN Asri akibat dari pembukaan Perumahan Aziziah, kita siap membantu semampu kita," katanya.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments