Selasa, 28 September 2021

Traffic Light Rusak, Arus Lalu Lintas di Sungaipenuh Semrawut

Senin, 26 April 2021 | 08:44:38 WIB


Arus lalu lintas di persimpangan RSUD MHA Thalib terlihat semrawut karena tidak menyalanya traffic light
Arus lalu lintas di persimpangan RSUD MHA Thalib terlihat semrawut karena tidak menyalanya traffic light / dokumentasi - Metrojambi.com

 SUNGAIPENUH – Sejak beberapa bulan terakhir ini, pengguna jalan mengeluhkan traffic light di beberapa titik persimpangan dalam Kota Sungaipenuh tidak berfungsi. Salah satunya di persimpangan RSUD MHA Thalib.

Akibat padamnya traffic light tersebut, arus lalu lintas menjadi semrawut dan rawan menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Sudah beberapa bulan terakhir ini lampu merah (traffic light, red) di simpang Rumah Sakit MHA Thalib mati dan membuat lalu lintas semrawut. Kita minta Pemkot Sungaipenuh segera memperbaikinya," kata Aldi, salah seorang warga Sungaipenuh.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasana Dinas Perhubungan Kota Sungaipenuh Alfret Yoza menjelaskan, tidak berfungsinya traffic light di persimpangan rumah sakit itu dikarenakan terjadi permasalahan pada kabel arus yang putus akibat tertabrak mobil.

“Untuk mengidupkan kembali traffic light tidak bisa menggunakan kabel yang sudah terputus, karena dikhawatirkan dapat menimbulakan kejadian yang fatal,” ungkap Alfret.

Ditambahkan Alfret, modul pengatur waktu dan warna lampu juga sudah mengalami kerusakan akibat sering terjadinya pemadaman lampu di wilayah Kota Sungaipenuh.

Saat ini, lanjut Alfret, pihaknya masih menunggu proses pencairan anggaran, agar bisa segera difungsikan.

Terkait traffic light di tempat lain yang juga tidak berfungsi, Alfret menyebutkan saat ini sistem arus listrik traffic light sudah ditukar dengan sistem token, dan secara otomatis pihaknya harus menyediakan uang tunai untuk membeli pulsa.

“Di awal tahun kita belum bisa mencairkan anggaran, karena semuanya harus melalui prosedur, sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut sejak Januari hingga Maret, beban pembelian token ditanggung terlebih dahulu secara pribadi," bebernya.

Namun karena biaya yang dikeluarkan cukup besar dan pencairan belum bisa dilakukan, sehingga untuk sementara waktu traffic light dibeberapa titik persimpangan tidak bisa difungsikan. "Tapi kami targetkan menjalang hari raya semua sudah bisa berfungsi dengan baik,” katanya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments