Senin, 2 Agustus 2021

Mudik Lokal Dalam Provinsi Jambi Juga Dilarang

Selasa, 27 April 2021 | 21:34:07 WIB


Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman / Metrojambi.com

JAMBI - Tidak hanya mudik antar provinsi, mudik lokal dalam Provinsi Jambi juga dilarang. Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi yang digelar Pemprov Jambi bersama unsur Forkopimda, Selasa (27/4/2021).

Sebelumnya, pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran mengenai pelarangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah, mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Bahkan saat ini hampir di setiap daerah telah dilakukan pengetatan penjagaan.

Salah satu alasan pelarangan tersebut yakni, di Jambi tidak ada zona hijau Covid-19. Saat ini, tujuh kabupaten dan kota di Jambi berada pada zona orange atau zona risiko sedang penularan Covid-19, dan empat daerah lainnya berada pada zona kuning atau zona risiko rendah.

"Tidak bisa melakukan itu (mudik, red), karena dari sisi zonasi kita berada pada wilayah orange dan kuning," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman saat dikonfirmasi.

Untuk pengawasan, Sudirman mengatakan akan didirikan pos di setiap kabupaten dan kota. Termasuk pos pengawasan di perbatasan provinsi.

"Ada 33 pos. Setiap kabupaten kota ada semua dan termasuk pos pembatasan, dua di laut dan enam di darat," pungkasnya.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Jambi telah menyiapkan sembilan pos penyekatan bagi pemudik, diantaranya di Bandara Sultan Thaha, serta pelabuhan penyeberangan di Kabupaten Tanjungjabung Barat dan Tanjungjabung Timur.

Selain itu, juga dibuat pos penyekatan di batas Riau-Jambi di Kabupaten Tanjungjabung Barat, serta perbatasan Sumatera Selatan-Jambi di Kabupaten Muarojambi dan Sarolangun. Kemudian batas Sumatera Barat-Jambi di Kabupaten Bungo, Kabupaten Kerinci, dan Kota Sungaipenuh.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments