Jumat, 18 Juni 2021

Ulah Rekanan, Perumda Air Minum Merangin Rugi Ratusan Juta

Rabu, 28 April 2021 | 08:46:56 WIB


/ Metrojambi.com

 BANGKO - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Merangin merugi ratusan juta. Kerugian ini muncul akibat ulah rekanan pembangunan jembatan duplikat Merangin yang bekerja sembarangan.

Sudah kelima kalinya pipa induk diputus rekanan tanpa koordinasi maupun mengirim surat ke Perumda Merangin.

Kabag Tehnik Perumda Air Minum Tirta Merangin M Rozi menyebutkan, pihaknya sudah melakukan upaya negosiasi dengan rekanan, namun sayang rekanan terkesan abai dan parahnya sampai saat ini belum direspon.

Perumda berharap rekanan bertanggung jawab atas kerugian tersebut. ‘’Kerugian kita mencapai Rp 180 juta. Angka ini didapat setelah kita rincikan dari jumlah pelanggan sebanyak 1.800 orang, kita menghitung 100 ribu per pelanggan, maka diketahui kerugian kita diangka 180 juta itu, selama waktu satu bulan," ujar Rozi.

Menurutnya, hitungan waktu satu bulan itu memang bukan satu bulan penuh, namun dihitung mulai hari pertama pipa induk diputuskan, hingga dengan waktu pemutusan yang kelima dan keenam kalinya oleh rekanan PT Karya Maju Utama.

"Hasil kerugian itu sudah kami bahas dalam rapat, harapan kami kerugian bisa segera diganti," ujar M Rozi.

Dijelaskannya, sebelum ada pekerjaan fisik jembatan duplikat Merangin, Perumda Merangin sudah menawarkan solusi bagaimana menyikapi pipa induk Perumda, agar warga tidak bermasalah, namun sayang rekanan tidak bisa diajak bekerja sama dengan baik.

Sementara itu, penanggung jawab pembangunan jembatan duplikat Merangin Zaki belum bisa memberikan penjelasan terkait ruginya Perumda Merangin. Pasalnya dua kali nomor handphonenya dihubungi, namun tidak menjawab.

Sebelumnya, diberitakan Perumda Air Minum Tirta Merangin dibuat kesal oleh pihak pengerjaan pembangunan Duplikat Jembatan Merangin.

Pasalnya, sudah kelima kalinya pipa induk diputus tanpa koordinasi maupun mengirim surat ke Perumda Merangin.

Akibat putusnya pipa induk, Kelurahan Pasar Bangko dan Kelurahan Dusun Bangko tidak bisa mendapat air bersih. Tidak hanya rumah warga, pipa ini juga mengaliri air bersih ke rumah dinas Bupati, dan Kodim 0420/Sarko.

M Rozi menyebutkan pihaknya pernah mengirim surat kepada rekanan terkait pipa induk yang diputus, namun tidak digubris.

Bahkan sudah ada lima titik pipa induk dibongkar tanpa adanya solusi dari rekanan Pembangunan Jembatan Duplikat Merangin.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments