Sabtu, 16 Oktober 2021

Korban Sering Diancam akan Dibunuh

Kamis, 29 April 2021 | 11:23:28 WIB


Korban pembacokan di Toko Akuarium Potlot Aquatic di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi saat menjalani perawatan
Korban pembacokan di Toko Akuarium Potlot Aquatic di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi saat menjalani perawatan / istimewa/Metrojambi.com

JAMBI - Hendiyanto Halim mengaku belum lama mengenal Rudi Amin.  “Saya kenal dia pada 2019, hanya sebatas teman,” ujarnya saat ditemui di RS Mayang Medical Center (MMC)  Jambi, Rabu (28/4). Walau mengalami perawatan intensi, kondisinya membaik dan bisa diajak berbicara.

Saat Rudi datang ke tokonya pada Selasa (27/4) lalu, Hendi mengaku tidak mengetahuinya. "Tiba-tiba dia menyerang masuk toko dan melakukan pembacokan. Saya berusaha mengelak dan menangkis dengan kursi kayu, tapi tetap saja saya kena bacok," ungkapnya.

Menurut Hendi, sebelum kejadian Rudi sering mengancam hendak membunuhnya. Ancaman disampaikan lewat pesan WhatsApp. “Saya cuekin saja, saya pikir hanya ngancam, eh, gak taunya emang terjadi,” ujarnya.

Gara-gara aksi koboi Rudi, Hendi mengalami luka sangat serius di bagian tangan. Diketahui, urat syaraf jari tangannya putus, kecuali syaraf jari telunjuk. “Darahnya bercucuran di lantai,  mungkin ada tiga liter,” ungkapnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments