Sabtu, 27 November 2021

Kapolda Jambi Ingatkan Petugas Pos Penyekatan Mudik Tidak Bertindak Kasar

Sabtu, 01 Mei 2021 | 20:51:43 WIB


Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo saat meninjau pos penyekatan mudik di Kabupaten Sarolangun, Sabtu (1/5/2021)
Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo saat meninjau pos penyekatan mudik di Kabupaten Sarolangun, Sabtu (1/5/2021) / Metrojanbi.com

 SAROLANGUN - Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengecek kesiapan pos penyekatan arus mudik Idul Fitri 1442 Hijriah di perbatasan Jambi - Sumatera Selatan, yang berlikasi di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (1/5/2021).

Rachmad mengatakan didirikannya pos penyekatan mudik lebaran ini bertujuan untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Provinsi Jambi bersama provinsi yang lain saling menjaga dengan membangun pos penyekatan mudik lebaran supaya tidak ada perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain," kata Rachmad.

Ditambahkannya, pendirian pos penyekatan ini juga menindaklanjuti surat edaran kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13 tahun 2021, bahwa mulai dari tanggal 22 April hingga 5 Mei 2021 setiap orang yang melakukan perlintasan antar kota antar provinsi wajib memiliki surat bebas Covid-19.

"Pos penyekatan ini fungsinya untuk menjaga agar tidak ada orang yang sakit masuk ke wilayah Jambi melalui Sarolangun. Kalau orang yang sakit tersebut lolos dan bisa melintas, maka akan memperburuk situasi," ujar Rachmad.

Lebih lanjut, Rachmad mengatakan sejauh ini keberadaan pos penyekatan sudah cukup baik, dengan tersedianya sejumlah fasilitas seperti ruang isolasi dan mobil ambulance yang standby 24 jam.

"Saya juga meminta kepada petugas di pos penyekatan untuk melayani dsngan humanis, tidak bertindak kasar. Kita juga faham, menjelang hari raya Idul Fitri banyak yang rindu rumah. Namun harus dipahami, situasinya juga tidak bagus ditengah pandemi Covid-19," jelas Rachmad.

Dikatakannya lagi, di Kabupaten Sarolangun sendiri tingkat penyebaran Covid-19 tidak terlalu tinggi, dan ini harus dijaga dengan baik serta terus menerapkan protokol kesehatan agar tidak ada penambahan pasien Covid-19.

"Saya mengimbau agar masyarakat saat beraktivitas di luar rumah serta saat bepergian tetap mematuhi protokol kesehatan. Mari bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jambi khususnya Sarolangun," tandasnya.


Penulis: Novri/Mario
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments