Sabtu, 16 Oktober 2021

Gadaikan Mobil Teman untuk Modal Proyek, Anggota BPD Ditangkap

Minggu, 02 Mei 2021 | 12:56:37 WIB


/ Metrojambi.com

 MUARATEBO - Gara-gara menggadaikan mobil temannya untuk modal proyek, Adianto (29), anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sungai Rambai, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Belum lama ini, Ardianto ditangkap anggota Polsek Rimbo Bujang setelah mendapatkan laporan dari korban bernama Sahuri. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini Ardianto harus mendekam di balik jeruji besi.

Kapolsek Rimbo Bujang Iptu Cindo Kottama mengatakan, kasus ini dilaporkan pada Oktober 2021 lalu. Dalam laporannya, Sahuri menyebutkan jika Ardianto telah menggelapkan mobil rental merk Toyota Calya.

Terkait kasus ini, Cindo mengatakan pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit handphone, lembar surat pernyataan atas nama Adianto dan Sahuri, serta bukti notice transfer dari agen BRIlink Pasar Unit V Rimbo Bujang ke rekening atas nama Adianto.

"Pelaku kita tangkap di rumahnya. Ia sempat berupaya kabur lewat pintu belakang, namun anggota kita berhasil menangkapnya," kata Cindo, Minggu (2/5/2021).

Cindo mengungkapkan, kasus ini bermula pada tahun 2018 lalu, saat pelaku meminjam mobil temannya yang bernama Iyan, dengan alasan mau membawa keluarganya berobat ke Jambi selama 14 hari. Saat itu, pelaku menjanjikan akan memberikan uang sewa senilai Rp 300 ribu per hari untuk pemakaian dari tanggal 1 hingga 14 Agustus.

Namun bukannya digunakan untuk membaw keluarganya berobat, pelaku lantas menggadaikan mobil milik Iyan kepada Sahuri, warga Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo senilai Rp 20 juta. Oleh pelaku, uang tersebut digunakan untuk membiayai proyek desa yang dikerjakannya.

Iyan baru mengetahui keberadaan mobilnya pada tahun 2020. Tidak menunggu lama, Iyan langsung mendatangi Sahuri ke Rimbo Bujang untuk menjemput mobilnya.

Karena merasa telah dirugikan, Sahuri akhirnya melaporkan pelaku kepada pihak kepolisian. "Terkait kasus ini pelaku kita jerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan," ujar Cindo.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments