Sabtu, 16 Oktober 2021

Ditlantas Polda Jambi Imbau Santri Ponpes Tidak Mudik

Sabtu, 01 Mei 2021 | 10:19:51 WIB


Personel Ditlantas Polda Jambi saat memberikan imbauan larangan mudik kepada para santri di Ponpes
Personel Ditlantas Polda Jambi saat memberikan imbauan larangan mudik kepada para santri di Ponpes / Antara

 JAMBI - Personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi mengimbau agar santri pondok pesantren (ponpes) tidak melakukan perjalanan mudik. Imbauan ini disampaikan lewat sosialisasi larangan mudik kepada santri Ponpes Mambaul’ulum di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah, Kota Jambi.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi AKBP M Nurbani pada kegiatan "police go to pesantren" itu mengatakan, larangan mudik itu untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ia mengatakan kegiatan "police go to pesantren" dalam rangka menyosialisasikan tentang larangan mudik Hari Raya Idul Fitri dan anjuran tetap terus menerapkan prokes Covid-19 dalam pencegahan penularan virus corona.

Kegiatan "police go to pesantren" diikuti oleh perwakilan santriwati dan santriwan. Sebagai pemateri dalam kegiatan itu adalah Kasi Standar Kompol Suharto dan Kasi Dikmas Kompol Rahmalia, sedangkan materi yang diberikan kepada santiwati dan santriwan yaitu tentang imbauan larangan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442.

Larangan mudik diberlakukan untuk upaya pengendalian penyebaran virus corona, sesuai dengan peraturan pemerintah dalam Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang larangan mudik lebaran yang akan berlaku mulai 6-17 Mei 2021 yang ditetapkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Giat police go to pesantren dilaksanakan personil Ditlantas guna imbau anak-anak pesantren tidak mudik lebaran 2021 ini, sesuai dengan SE nomer 13 tahun 2012 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri dari Satgas penangan Covid-19 dan menggalakkan gerakan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas guna mencegah penyebaran virus corona.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments