Rabu, 23 Juni 2021

Sopir Angkutan AKDP Minta Kelonggaran Terkait Penyekatan Jalur Mudik Lebaran

Kamis, 29 April 2021 | 19:20:22 WIB


/ Metrojambi.com

 SAROLANGUN - Mengantisipasi penyebaran vorus corona atau Covid-19, pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah, mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Menyikapi hal ini, pihak kepolisian bersama stakeholder terkait lainnta akan mendirikan pos-pos penyekatan di jalur mudik, tidak terkecuali di Provinsi Jambi.

Sejumlah daerah saat ini bahkan telah mulai melakukan pengetatan di wilayah pertasan masing-masing. Kondisi ini dikeluhkan oleh sopir angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) di Kabupaten Sarolangun.

Tarmizi, salah seorang sopir angkutan AKDP di Sarolangun mengatakan, ia bersama sopir lainnya akan kesulitan jika penerapan larangan keluar masuk daerah benar-benar diberlakukan.

"Kita minta tolong ada keringanan lah. Kami butuh uang untuk bayar (Zakat, red) Fitrah, beli baju anak, dan kebutuhan lainnya," ujar Tarmizi, Kamis (29/4/2021).

"Kami minta tolong macam mana Pemerintah Jambi ini bisa mengizinkan kami tetap narik penumpang, atau ada solusi lain untuk kami," kata Tarmizi, yang merupakan sopir travel jurusan Sarolangun-Jambi.

Lebih lanjut, Tarmizi mengatakan jika nantinya aturan mengenai pelarangan mudik tersebut tidak berubah, ia mengharapkan ada solusi dari pemerintah untuk kelangsungan hidup para sopir angkutan yang harus terpaksa berhenti beroperasi.

"Pemerintah juga harus memperhatikan nasib kami," tandasnya.


Penulis: Mario
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments