Selasa, 18 Mei 2021

Pesan Pj Gubernur Jambi Kepada Ketua PKK & Dekranasda yang Baru Dilantik


Senin, 01 Maret 2021 | 11:50:05 WIB


Pj Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si
Pj Gubernur Jambi, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si / istimewa

JAMBI - Penjabat (Pj) Gubernur Jambi mendorong Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tanjung Barat yang baru dilantik untuk segera membentuk Pengurus TP PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

 "Pertama". TP PKK merupakan  mitra kerja pemerintah maupun organisasi sosial kemasyarakatan lainnya yang berfungsi sebagai fasilisator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing tingkat pemerintah," ujarnya di sela Pelantikan Ketua TP PKK & Ketua Dekranasda Kabupaten Batanghari dan Tanjung Jabung Barat Periode 2021-2024 di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (1/3).

Sebagai organisasi dengan struktur paling lengkap, dari pusat hingga lingkungan terkecil yaitu keluarga, TP PKK di daerah diharapkan Pj Gubernur bisa bergerak efektif, masif dan ekstensif yang bermitra dan bersinergi mengingat struktur PKK secara administratif ada di Pemerintah desa dan kelurahan sehingga menghasilkan ‘outcome’ yang luar biasa.

Dalam pengarahannya kepada Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Batanghari Ny Zulfa Fadhil, SE. dan Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ny. Hj. Kartika Sadat, Pj Gubernur Jambi selain fokus pada program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga mengacu pada 10 program pokoknya, jajaran TP PKK juga diharapkan berperan aktif dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui sosialisasi gerakan ajakan penerapan 5M: penggunaan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.

Upaya lain yaitu gerakan sosial membantu masyarakat atau keluarga terdampak Covid-19 dengan gerakan gotong royong membantu sumbangan makanan atau bantuan lain kepada keluarga yang terpapar Covid-19 dan terdampak sosial ekonominya.

Kemudian, mengoptimalkan layanan Posyandu di RT/RW dan juga berperan aktif menurunkan angka stunting dimulai dari pendekatan keluarga agar angka prevalensi stunting yang tinggi di Kabupaten Batanghari dan Tanjung Jabung Barat bisa diturunkan.

"Kedua, terkait Dekranasda, yang .merupakan lembaga independen dan nirlaba mitra pemerintah. Artinya, Dekranasda merupakan lembaga non-profit mitra masyarakat yang bertugas untuk mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kreativitas. Dekranasda juga berinovasi untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha industri kriya di daerah masing-masing," tambahnya.

Pj Gubernur Jambi juga mendorong kepada Ketua Dekranasda yang baru dilantik untuk mempromosikan hasil industri kerajinan tangan di daerahnya terutama batik Jambi, dan juga menjaga hak paten hasil karya anak bangsa yang sudah susah payah disimpan, dimiliki dan dilindungi. 

"Jangan sampai kalau ada yang datang membawa bantuan masuk ke daerah Bapak/Ibu untuk pemberdayaan kemudian mengklaim hasil karya anak bangsa menjadi milik mereka," pesannya.

Pj Gubernur juga meminta Dekranasda di Kabupaten Batanghari dan Tanjung Jabung Barat untuk bersinergi dengan stakeholders terkait, meningkatkan hubungan kemitraan dan kerjasama dengan Badan nasional maupun internasional di bidang industri kerajinan.

"Menciptakan pasar lokal, regional dan internasional. Kami beserta Ibu Pj TP PKK Provinsi Jambi dan juga Kepala Dinas Perindusttian dan Perdagangan beberapa waktu lalu berinisiasi untuk mengawinkan sebuah daerah di Provinsi atau Kabupaten/Kota di Indonesia dengan daerah di luar negeri untuk bisa menjadi sister province dan sister city. Misalnya dengan saling tukar menukar teknologi. Jika batik kita menggunakan pewarna dari alam, lama kelamaan akan habis stok bahan bakunya. Karena itu jika ada pertukaran teknologi dari luar yang inovatif dan ramah lingkungan, dapat dipertimbangkan utk diadopsi", paparnya.

Pj Gubernur Jambi juga akan memfasilitasi agar UMKM di daerah dapat melesat jauh hingga di pasar internasional dengan memanfaatkan platform digital.

Dengan jargon "Bangga Buatan Indonesia", dikatakan Pj Gubernur, kita semua tentu berharap UMKM bisa naik kelas dan membantu perekonomian serta kesejahteraan masyarakat di daerah.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments