Minggu, 20 Juni 2021

Bos Kemingking Ditahan

Penyidik Sebut Chairil Tidak Kooperatif dan Berkelit

Rabu, 05 Mei 2021 | 10:51:22 WIB


Penyidik Subdit II Ditreskrimum Polda Jambi memeriksa Direktur Utama PT Kharisma Kemingking sebelum melakukan penahanan, Selasa (4/5/2021)
Penyidik Subdit II Ditreskrimum Polda Jambi memeriksa Direktur Utama PT Kharisma Kemingking sebelum melakukan penahanan, Selasa (4/5/2021) / dokumentasi - Metrojambi.com


Namun, Endang juga enggan memberikan keterangan. Dihubungi kembali tadi malam, dia juga tidak menjawab panggilan telepon dan pesan WhatsApp yang dikirim Metro Jambi.

Penetapan tersangka Chairil disampaikan oleh Direktur Kriminal Umum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan pada Selasa (6/4) lalu. Menurut Kaswandi, kasus ini berawal dari kerja sama investasi bisnis antara Ayong dengan Chairil.

Diketahui, Ayong menanamkan investasi Rp 25 miliar kepada Chairil dengan sejumlah kesepakatan yang diikat dengan akta notaris. Ternyata, Chairil tidak bisa menepati janji sesuai kesepakatan.

Akhirnya, dibuat perjanjian baru di hadapan notaris, dimana Chairil bersedia menyerahkan apartemen, rumah, dan tanah kepada Ayong. Di antara tanah itu berada di Kemingking.

Belakangan, Chairil tetap menggarap tanah tersebut, yang kini menjadi objek laporan. Menurut Kaswandi, Chairil memerintahkan anak buahnya untuk merusak tanaman di atas lahan itu. Ayong pun meradang sehingga membawa kasus ini ke ranah hukum.

Menurut Kaswandi, lahan yang dirusak oleh Chairil memang berada di Kemingking, namun tidak masuk ke dalam KI Kemingking yang status lahannya juga masih bermasalah. “Kawasannya memang sama, tapi beda,” ujarnya.

Selain kasus yang dilaporkan Ayong, penyidik Polda Jambi juga sedang mendalami laporan Christian Wijaya. Christian pun melaporkan Chairil melakukan perusakan lahan yang juga berada di Kemingking.

Satu laporan lagi yang melibatkan Chairil dimasukkan oleh salah satu LSM ke Direktorat Kriminal Khusus Polda Jambi, yakni terkait dugaan pelanggaran undang-undang lingkungan dalam persiapan KI Kemingking.


Penulis: Novri/Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments