Minggu, 20 Juni 2021

Gaji Tenaga Kontrak Dipotong Oknum Pejabat Dinas Damkar Sungai Penuh

Senin, 05 April 2021 | 08:13:22 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 SUNGAI PENUH – Sebanyak 150 tenaga kontrak atau honorer Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh menjerit, karena mengalami pemotongan gaji dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp 150 ribu hingga jumlahnya mencapai jutaan rupiah.

Gaji ratusan tenaga kontrak ini diduga dipotong oleh salah seorang oknum pejabat Dinas Damkar Kota Sungai penuh.

"Iya, benar. 150 honorer damkar gajinya dipotong. Ada yang 200 ribu bahkan ada yang 400 ribu," kata salah seorang anggota damkar yang engan dituliskan namanya, Senin (5/4/2021).

Modusnya, karena tidak mendapatkan pemanggilan jadwal piket, sehingga pihak dinas melakukan pemotongan terhadap gaji tenaga kontrak tersebut.

‘’Jadwal piket di Damkar sendiri seminggu hanya hanya satu kali untuk setiap anggota. Di damkar yang berjumlah sekitar 150 orang anggota dibagi menjadi beberapa regu, untuk melakukan kegiatan jadwal piket yang hanya satu kali seminggu,’’ jelasnya.

"Setiap tenaga pemadam yang tidak mendapatkan pemanggilan piket selama sekali dalam satu minggu, maka gaji atau honor dipotong 200 ribu. Jika dalam dua minggu tidak mendapatkan jadwal pemanggilan piket, otomatis gaji dipotong 400 ribu," ungkapnya.

Dikatakannya lagi, insentif atau honor hanya Rp 800 ribu per bulan. "Dengan situasi Covid-19 kami tidak bisa leluasa untuk mencari tambahan di luar dari gaji honorer. Hanya gaji itulah yang kami harapkan, demi mempertahankan kehidupan keluarga kami," jelasnya.

Saat ditanya apa alasan Damkar Kota Sungai Penuh melakukan pemotongan, ia mengatakan ini keputusan kepala dinas melalui Kasi OPS Damkar. ‘’Katanya uang yang dipotong akan dikembalikan ke kas daerah," katanya.

Sementara itu, Kadis Damkar Kota Sungai Penuh, Asra Asnawi belum bisa dikonfirmasi terkait adanya pemotongan honor tenaga kontrak ini.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments