Rabu, 23 Juni 2021

Pemilik Usaha Jika Melanggar akan Disanksi Hingga Pencabutan Izin Usaha

Rabu, 14 April 2021 | 10:19:20 WIB


Plt Kasat Polisi Pamong Praja (Pol PP) Merangin, Shobraini
Plt Kasat Polisi Pamong Praja (Pol PP) Merangin, Shobraini / istimewa

BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pengelolaan rumah makan, aktivitas hiburan dan panti pijat selama bulan suci Ramadhan 1442 H 2021.

Edaran tersebut memuat poin-poin yang harus dipatuhi pemilik usaha termasuk masyarakat dalam pandemi Covid-19, yaitu  pengusaha rumah makan dan restoran dilarang membuka usaha dari pukul 05.00 sampai pukul 16.00 WIB.

Bagi pengusaha salon kecantikan diperbolehkan membuka tempat usaha dari pukul 07.30 - 17.00 Wib. Pengusaha hiburan karaoke dan panti pijat harus menutup segala aktivitas usahanya selama bulan suci Ramadhan 1442 H.

Plt Kasat Polisi Pamong Praja (Pol PP) Merangin, Shobraini menegaskan, selama bulan puasa akan dilakukan razia rutin di tempat usaha rumah makan hingga panti pijat.

"Kita akan razia untuk mengetahui sejauh mana edaran tersebut dilaksanakan, apabila ada yang melanggar kita tindak," tegasnya, Rabu (14/4/2021).

Terkait sanksi yang akan diberikan kepada pengusaha yang melanggar, Shobraini menyebutkan, pihaknya akan memberikan teguran dan pencabutan izin usaha.

"Surat Edaran ini sesuai ketentuan pasal 22 ayat (1) Peraturan Daerah Merangin nomor: 03 tahun 2016 tentang ketertiban umum," ungkapnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments