Selasa, 26 Oktober 2021

Pilkades Serentak di Muarojambi Belum Pasti, Jadi Sorotan Dewan

Sabtu, 15 Mei 2021 | 10:34:30 WIB


Usman Khalik, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Muarojambi
Usman Khalik, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Kabupaten Muarojambi / istimewa

SENGETI - Pemerintah kabupaten Muarojambi berencana di Desember 2021ini akan menggelar pilkades serentak tahap II di 54 desa di setiap kecamatan.

Namun hingga kini pelaksanaannya belum bisa di pastikan. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) R.Najmi mengatakan, saat ini proses sudah pembetukan panitia, terkait anggaran pihaknya masih bermusyawarah dengan Bupati bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Muarojambi

" Musawarah itu juga bersama Anggota DPRD Muaro jambi agar dapat memperoleh kesepakatan Pilkades serentak tahap II diputuskan di undur atau tidaknya," Kata Najmi

“Saya Sudah ngadap bupati, beliau masih mau rapat dengan TAPD, belum di putuskan. Anggota dewan memang minta tetap Desember 2021 namun akan di rembug dirapatkan dulu bersama TAPD dan di ambil keputusan pilkades akan di gelar 2021 atau 2022.” jelasnya.

Hal ini mendapat sorotan dewan, diantaranya,  H.Usman Khalik SE. Dari Fraksi PDI-p Anggota Banggar DPRD Kabupaten Muarojambi

Dia mengatakan, selaku Anggota Banggar DPRD meminta dan menekankan agar pilkades di muaro jambi tetap dapat dilaksanakan pada 2021 ini.

Dikatakan, pihaknya minta kepada tim TAPD yang dan Sekda Muarojambi agar pilkades serentak di 54 desa untuk dianggarkan pada APBD perubahan nanti. Dan segera dapat dijadwalkandi tahun 2021 ini. "kita boleh menunda pembangunan yang lain, yang penting asalkan pilkades itu dianggarkan.” jelanya.

Dia menambahkan, jika sebelumnya Dinas DPMD sudah mengajukan anggaran sebanyak 2,6 Milyar untuk pelaksanaan pilkades serentak tahap II tersebut.

“Ajuan anggaran 2,6 Milyar apabila tahapan sudah mulai dilaksanakan dari bulan Agustus ini, namun apabila tahapan tidak dimulai Agustus ini maka anggarannya tidak sampai segitu. artinya anggaran bisa di seleksi kembali atau bisa kita kurangi.” Kata Ketua Komisi III DPRD Muarojambi ini

Kalau ini tak dilaksanakan, roda pemerintahan di tingkat desa tak berjalan dengan maksimal, karena Jabatan kades banyak berakhir pada bulan 8 tahun 2021 ini.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments