Jumat, 25 Juni 2021

Kasus Penikaman di Depan Jamtos Dilatarbelakangi Cemburu

Senin, 17 Mei 2021 | 23:27:48 WIB


Kapolsek Kotabaru Kompol Afrito Marbaro saat menyampaikan keterangan pers terkait kasus penikaman di depan Jambi Town Square (Jamtos), Senin (17/5/2021)
Kapolsek Kotabaru Kompol Afrito Marbaro saat menyampaikan keterangan pers terkait kasus penikaman di depan Jambi Town Square (Jamtos), Senin (17/5/2021) / Metrojambi.com/Novri

 JAMBI - Pelaku penganiayaan dan penikaman terhadap seorang perempuan di pintu masuk area Jambi Town Square (Jamtos) pada 12 Mei 2021 lalu ternyata dilatarbelakangi cemburu.

Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka yang bernama Okta Rianto, warga asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Sementara itu korban diketahui bernama Yohana Irda.

Kapolsek Kotabaru Kompol Afrito Marbaro mengatakan, aksi penganiayaan yang terjadi sekira pukul 13.00 WIB itu terekam CCTV Jamtos dan sempat viral di media sosial. Tersangka sendiri berhasil diamankan polisi setelah ditangkap massa.

"Akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka tusuk di kepala bagian belakang sebelah kiri, luka di pipi sebelah kanan, luka di leher kanan belakang dan luka tusuk di tangan kanan, serta luka tusuk di punggung belakang sebelah kiri," kata Afrito, Senin (17/5).
 
Selain mengamankan tersangka, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur gagang plastik warna hitam, serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna merah hitam nomor polisi BH 7483 RR yang digunakan pelaku.

Afrito menceritakan, tersangka sengaja datang ke Jambi pada tanggal 5 Mei dan berencana bertemu dengan korban. Tersangka mengaku memiliki hubungan asmara dengan korban.

"Korban sebelumnya sempat memblokir nomor (handphone, red) tersangka, sehingga ia sakit hati. Saat hendak bertemu, korban datang diantar oleh seorang laki-laki. Tersangka cemburu dan marah, lalu menghujamkan pisau pada korban," beber Afrito.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kini ditahan di sel tahanan Polsek Kotabaru. Ia dijerat dengan pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments