Rabu, 23 Juni 2021

Kasus DBD di Kerinci Meningkat

Minggu, 29 September 2019 | 21:54:43 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

KERINCI - Sebulan terakhir ini, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kerinci meningkat dari sebelumnya. Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kerinci tercatat ada 12 kasus.

Dalam satu bulan terakhir ini, sudah terdapat belasan warga yang dinyatakan positif tertular penyakit yang disebarkan oleh nyamuk ini.

Seperti yang terjadi di Desa Sebukar dan Desa Semerah, Kecamatan Sitinjau Laut, terdapat empat warga yang terpaksa dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

"Bahkan beberapa diantaranya, terpaksa dirujuk ke RSU Padang dikarenakan butuh darah sampai 10 kantong yang harus disalurkan tanpa terputus," ujar Rian, warga Sebukar, Minggu (29/9/2019).

Begitu juga di Desa Semerah, terdapat empat warga yang terkena DBD. Selain di Semerah, desa lainnya seperti Pulau Tengah dan Desa Semerap, Kecamatan Keliling Danau juga diserang penyakit DBD. "Di Semerap, jumlah korban lebih banyak lagi," kata Sodikin.

Menurutnya, banyaknya warga yang terkena DBD diakibatkan setelah musim kemarau dan kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Kerinci terakhir ini.  

"Kita juga berharap kepada Kepala Desa, agar mengimbau dan memerintahkan masyarakatnya untuk melakukan gotong royong, membersihkan pekarangan yang kotor dan terlihat ada genangan air," katanya.

Warga juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Kesehatan, untuk melakukan fogging. "Kemarin sudah ada turun fogging, tapi beberapa rumah. Masih banyak rumah lainnya, yang belum terkena fogging," bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Jasman saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya telah turun di beberapa Desa melakukan fogging.

"Termasuk di Desa Sebukar dan Semerah," ujar Jasman.

Dijelaskannya bahwa, fogging dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat dan dilanjutkan dengan Penyelidikan Epimologinya (PE). "Jika hasil PE dinyatakan Positif, baru turun dilakukan fogging," tegasnya.

Diakuinya, memang sejauh ini terjadinya peningkatan kasus DBD. Berdasarkan data yang ada, sudah terdapat 12 kasus DBD, sementara sebelumnya hanya terjadi 6 kasus. "Memang DBD saat ini terjadi peningkatan," ucapnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments