Rabu, 22 September 2021

Saksi CE-Ratu Tidak Tanda Tangan

Pleno Kabupaten dan Kota, Hasil PSU Langsung Digabung

Rabu, 02 Juni 2021 | 09:07:30 WIB


Pleno KPU Batanghari, Selasa (1/6)
Pleno KPU Batanghari, Selasa (1/6) / Metrojambi.com



Ada juga yang memprotes DPTb (daftar pemilih tetap tambahan), DPTh (daftar pemilih tetap pindahan). Kata Apnizal, DPTb dan DPTh yang dimasukkan adalah data Pilgub yang dipakai pada coblosan 9 Desember 2020, yang tidak diubah.

“Saksi tidak mau meneken karena menganggap amar putusan MK tidak menyebutkan soal DPTb dan DPTh. Di amar putusan MK memang tidak ada soal pemilih. MK hanya memerintahkan PSU,” tukas Apnizal.

Apnizal mengakui bahwa rekapitulasi PSU langsung digabungkan dengan hasil coblosan 9 Desember 2020 karena PSU merupakan pengulangan dari coblosan 9 Desember lalu.

MK menyatakan membatalkan 88 TPS dan memerintahkan PSU. Kemudian, diperintahkan agar hasil PSU ditambahkan dengan 88 TPS yang dibatalkan. “Makanya dalam rekapitulasi langsung digabungkan. Tapi hasil PSU tetap dibacakan, setelah itu digabungkan,” katanya.

Secara terpisah, Ketua KPU Muarojambi Elfi Prasatia mengatakan bahwa rapat pleno rekapitulasi di daerahnya berjalan lancar dan aman. Mahkamah Konstitusi memerintahkan PSU di Muarojambi pada 59 TPS. 

Hasilnya, Haris-Sani unggul dengan 6.974 suara, disusul CE-Ratu 6.730 suara dan Fachrori-Syafril sebanyak 223 suara.

Setelah merekap hasil PSU yang digelar pada 27 Mei lalu, KPU Muarojambi langsung menggabungkannya dengan hasil sah coblosan 9 Desember 2020.

Hasilnya, CE-Ratu mendapat total 62.748 suara. Lalu, Fachrori-Syafril  mengumpulkan 27.746 suara dan Haris-Sani tetap merebut jumlah terbanyak dengan 65.008 suara.

Di Batanghari, rapat pleno rekapitulasi hasil Pilgub pada Selasa selesai sekitar pukul 16.10 WIB. Ketua KPU Batanghari A Kadir menyatakan, rekapitulasi disaksikan oleh saksi pasangan calon dan diawasi oleh Bawaslu. “Hasilnya secara global," ujar Kadir.

Untuk hasil keseluruhan itu, CE-Ratu unggul di Batanghari dengan 63.045 suara. Sedangkan Haris-Sani mendapat 58.249 suara dan Fachrori-Syafril memperoleh 30.555 suara. Suara yang sah 151.849 dan tidak sah 13.829.

Dari data yang didapat Metro Jambi, khusus untuk PSU pada tujuh TPS, Haris-Sani berhasil meraup suara terbanyak, yakni 798 suara. Sedangkan CE-Ratu mengumpulkan 665 suara dan Fahcrori-Syafril sebanyak 19 suara.

Sementara itu, pleno KPU Tanjabtim digelar di Aula Kantor Bupati Tanjabtim. Dari hasil pleno PSU di 14 TPS dalam tiga kecamatan, CE-Ratu mengoleksi 862 suara, Fachrori-Syafril 37 suara dan Haris-Sani 2.236 suara.

Digabungkan dengan hasil coblosan 9 Desember 2020, CE-Ratu juga unggul dengan 53.401 suara. Sedangkan Fachrori-Syafril 24.862 suara dan Haris-Sani  45.660 suara. Suara sah 123.923 dan tidak sah 8.450.

Penulis: ria/sdp/chy/nng/pia
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments