Sabtu, 12 Juni 2021

H Bakri dan Bohok akan Jadi Saksi dari Pasangan Haris-Sani

Rabu, 02 Juni 2021 | 23:45:25 WIB


/

 JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi akan melakukan rapat rekaputulasi hasil pemungutan suara ulang (PSU) 88 TPS di 15 Kecamatan dalam lima kabupaten/kota yang dilakukan pada 27 Mei 2021 lalu.

Pada rekapitulasi tingkat provinsi ini, pasangan 01 Cek Endra - Ratu Munawaroh (CE-Ratu) akan mengutus dua orang saksi yaitu Helmi dan Yuskandar. "Saksi dari kita 01 Helmi dan Yuskandar," kata Sekretaris Golkar Provinsi A Rahman.

Sedangkan dari pasangan 03 Al Haris - Abdullah Sani (Haris-Sani) saksinya adalah Ketua Koalisi sekaligus Ketua DPW PAN H Bakri, bersama Hasan Mabruri. "Insya Allah pak Haji Bakri dengan saya sendiri," ujar Hasan Mabruri Direktur Center Haris-Sani ini.

Rekapitulasi hasil PSU Kabupaten Muarojambi, Batanghari, Kerinci, Sungai Penuh dan Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) itu dijadwalkan akan digelar pada hari ini di hotel Odua Weston, Pasar Kota Jambi.

"Rekapitulasinya tingkat provinsi akan kira lakukan besok jam 9," kata Apnizal, Komisioner KPU Provinsi Jambi, setelah menerika penyerahakan kotak suara dari lima kabupaten/kota, Rabu (02/06/2021) kemarin.

Ditegaskan Apnizal, pihanya akan melakukan rekapitulasi hasil saja, tidak langsung melakukan penetapan pasangan calon yang menang. Karena kata dia, penetapan calon pemenang akan dilakukan tiga hari setelah rekapitulasi tingkat provinsi dilakukan.

"Ada waktu tiga hari kerja untuk calon jika mengajukan gugatan. Tiga hari itu terhitung hari, Senin dan Selasa. Jika setelah tiga hari tidak ada gugatan, maka KPU akan menetapkan pasangan pemenangnya," jelas Apnizal lagi.

Pada saat penetapan semua pasangan calon akan diundang, yaitu pasangan 01 Cek Endra - Ratu Munawaroh (CE-Ratu), pasangan 02 Fachrori Umar - Syafril Nursal (Fachrori - Syafril) dan pasangan 03 Al Haris - Abdullah Sani (Haris-Sani). "Semuanya kita undang," tukasnya.

Sementara itu, jelang rekapitulasi tingkat provinsi di gelar semua kotak suara PSU lima kabupaten telah diserahkan di KPU Provinsi. Kotak suara tersebut dijaga ketat anggota polisi bersenjata lengkap. "Kunci ruangan itu bukan kita yang pegang, tapi pihak kepolisian," pungkas Apnizal.


Penulis: Ria
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments