Jumat, 25 Juni 2021

Kabupaten Tebo Zona Merah Covid-19

Rabu, 09 Juni 2021 | 09:38:20 WIB


Johansyah
Johansyah / dokumentasi - Metrojambi.com

 JAMBI - Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi menyatakan Kabupaten Tebo masuk pada zona merah atau zona risiko tinggi penularan Covid-19.

"Kabupten Tebo berada pada zona merah Covid-19. Adapun Kabupaten Tanjungjabung Barat yang sebelumnya berada pada zona merah kini berada pada zona oranye Covid-19," kata Juru Bicara Satgas Covud-19 Provinsi Jambi Johansyah, Rabu (9/6).

Sembilan kabupaten/kota lainnya di Jambi berada pada zona oranye atau zona risiko sedang penularan Covid-19, yaitu Kota Jambi, Kota Sungaipenuh, Kabupaten Bungo, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Tanjungjabung Barat, Muarojambi dan Kabupaten Tanjungjabung Timur. Sementara Kabupaten Kerinci berada pada zona kuning Covid-19.

Selain itu juga terdapat tambahan 148 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19, diantaranya 49 orang di Kota Jambi, 45 orang di Kabupaten Muarojambi dan 20 orang di Tanjungjabung Timur.

Kemudian 14 orang di Kota Sungaipenuh dan masing-masing 10 orang di Kabupaten Tebo dan Kerinci. Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu berjumlah 10.378 orang.

Tambahan pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh berjumlah 80 orang. Diantaranya 31 orang di Kabupaten Tanjungjabung Timur, 30 orang di Kota Jambi dan 17 orang di Kabupaten Muarojambi. Selanjutnya masing-masing 1 orang di Kabupaten Tanjungjabung Barat dan Kabupaten Kerinci.

Hingga saat ini pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh di daerah itu berjumlah 8.325 orang, dan yang masih menjalani proses perawatan berjumlah 1.857 orang, tersebar di sebelas kabupaten dan kota.

"Dan pasien Covid-19 yang meninggal dunia hingga saat ini berjunlah 196 orang," kata Johansyah.

Satgas Covid-19 Provinsi Jambi menghimbau masyarakat di daerah itu untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara disiplin, yakni mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments