Jumat, 25 Juni 2021

McD Disegel! Promo BTS Meal Sebabkan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Kamis, 10 Juni 2021 | 08:30:17 WIB


Kasat Pol PP Kota Jambi Mustari saat memberikan keterangan terkait penyegelan gerai McDonald's karena adanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan
Kasat Pol PP Kota Jambi Mustari saat memberikan keterangan terkait penyegelan gerai McDonald's karena adanya pelanggaran terhadap protokol kesehatan / Metrojambi.com

JAMBI - Tim Satuan Tugas Covid-16 Kota Jambi menyegel restoran siap saji McDonald’s (McD) Jalan Soemantri Brojonegoro Sipin, Jambi, Rabu (9/6) siang. Penyegelan dilakukan karena McD dianggap melanggar protokol kesehatan Covid-19.

“Ada program paket penjualan baru yang menimbulkan kerumunan,” ujar Kepala Satpol PP Kota Jambi Mustari Affandi, Rabu (9/6). Kata dia, kerumunan tersebut melanggar protokol kesehatan dan menyebabkan kemacetan. Karena itu, lanjutnya, Satpol PP dan Tim Satgas Covid-19 harus melakukan penyegelan.

Kerumunan terjadi setelah McD Sipin membuka pemesanan paket promosi The BTS Meal. Selain drive thru, pemesanan dilakukan melalui berbagai aplikasi online, seperti GoFood. Promo dimulai pukul 11.00 WIB, serentak di berbagai gerai McD di Indonesia.

Paket BTS Meal diluncurkan bekerja sama dengan boyband asal Korea, BTS, yang diketahui memiliki basis penggemar yang luas di Indonesia. Paketnya berisi sembilan potong nugget ayam, french fries, minuman cola dan saus spesial ala Korea yang disebut-sebut kegemaran personel BTS.

Harganya sekitar Rp 50 ribu per paket. Begitu diluncurkan, paket promo ini langsung disambut para ARMY, sebutan untuk penggemar BTS, dengan memesan secara online, misalnya melalui Gojek atau Grab dan datang langsung. Akibatnya, para driver ojek online seketika memenuhi McD Sipin.

Tak hanya di Jambi, antrian panjang dan kerumunan juga terjadi di berbagai kota di Indonesia. Seperti di Jambi, Satgas Covid-19 di kota-kota tersebut juga bertindak tegas dengan menyegel gerai-gerai yang dianggap melanggar protokol kesehatan itu.

“Kami berpesan kepada pimpinan (McD) pusat, dengan kejadian ini, kalau ada promo lapor terlebih dahulu kepada Satgas Covid-19. Sehingga, kita bisa melakukan langkah-langkah penanganan agar tidak terjadi kerumunan,” tutur Mustari lagi.

Mustari menyebutkan, laporan pelanggaran protokol kesehatan awalnya didapat dari pengaduan melalui nomor 112 (call center tanggap darurat Kota Jambi). Ketika dilakukan pengecekan di lapangan, lanjutnya, terlihat jelas kerumunan tanpa jarak sebagaiman diatur prokol kesehatan.

Antrian sampai ke jalan raya sehingga mengundang kemacetan. Dia menjelaskan, penyegelan dilakukan untuk menutup sementara restoran tersebut dan meminta manajemen McD membayar denda atas pelanggaran yang dilakukan.

Sejumlah fan BTS yang tergabung ke dalam ARMY mengaku kecewa karena tidak mendapatkan paket promo yang mereka tunggu-tunggu. Padahal, mereka telah melakukan pemesanan sejak pagi dan menunggu hingga siang.

Surya, warga Paal 5, yang mengaku seorang ARMY, merasa kesal dan kecewa karena tak mendapat apapun setelah mengantre dua jam di McD. “Padahal momen promo ini yang saya tunggu-tunggu,” kata Surya yang dihubungi via telepon.

Katanya, BTS Meal merupakan paket kombo spesial yang  dibanderol dengan kisaran harga Rp 45-52 ribu.

Hingga tadi malam, McD masih tidak beraktivitas. Di pintunya dipasangi tanda penyegelan. Lampu sebagian restoran sudah dimatikan.

Seorang warga menceritakan, saat disegel Pol PP, para pembeli sangat ramai dan telah mengantreselama berjam-jam. “Ada yang di dalam mobil, dan ada pesan melalui ojek online,” ujar Ajir, warga pemilik warung depan McD.


Penulis: Novri/Nita
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments