Minggu, 20 Juni 2021

Tiga Pelaku PETI di Merangin Divonis 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,5 Miliar

Kamis, 10 Juni 2021 | 16:17:59 WIB


/ istimewa

BANGKO – Tiga orang warga Kabupaten Bungo yang menjadi terdakwa kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Baru Nalo, Kecamatan Nalotantan, Kabupaten Merangin divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangko.

Ketiga terdakwa, M Ikhsan (45), Benny Noven (41), dan Ghufron (38), juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp 1,5 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selema 3 tahun dan denda sebesar Rp 1,5 miliar, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 3 bulan,” ucap hakim ketua Salman Alfarisi saat membacakan putusan dalam persidangan di PN Bangko, Kamis (10/6).

Sidang dengan agenda pembacaan vonis majelis hakim tersebut dilaksanakan secara virtual. Majelis hakim dan penasehat hokum terdakwa mengikuti persidangan di PN Bangko, jaksa penuntut umum dari kantor Kejaksaan Negeri Merangin, dan ketiga terdakwa mengikuti persidangan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Bangko.

Saat dimintai tanggapannya oleh majelis hakim, ketiga terdakwa menyatakan menerima vonis tersebut. Sementara itu, jaksa Rizal Purwanto menyatakan masih pikir-pikir terhadap vonis tersebut.

“Kami nyatakan pikir-pikir,” kata Rizal menjawab pertanyaan hakim.

Setelah mendengar jawaban dari pihak terdakwa maupun jaksa, ketua mejelis hakim lantas menutup persidangan.

Dikonfimasi usai persidangan, Rizal Purwanto yang juga Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Merangin mengatakan hasil persidangan hari ini akan dilaporkan dulu kepada pimpinan.

“Ada waktu tujuh hari untuk menyatakan upaya hukum. Kami nyatakan pikir-pikir apakah menerima atau melakukan upaya hukum lainnya. Intinya kami melaporkan dulu kepada atasan (Kajari Merangin, red),” kata Rizal.


Penulis: Andi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments