Rabu, 22 September 2021

Kejati Jambi Nyatakan Lengkap Berkas Korupsi Jaringan Listrik

Kamis, 17 Juni 2021 | 14:04:13 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa



"Dalam kasus ini, ada lima tersangka dan empat orang di antaranya dianggap lengkap (P-21. Seorang tersangka lainnya berinisial I belum lengkap dan masih diteliti oleh jaksa," kata Lexy.

Dalam kasus ini, kepolisian telah menetapkan lima tersangka, mulai dari mantan pejabat di Dinas ESDM, oknum PNS yang berdinas di Satpol PP Kabupaten Sarolangun, hingga pihak swasta.

Terkait dengan proyek itu, dia mengemukakan bahwa sasaran pembangunan jaringan listrik tersebut untuk mengalirkan aliran listrik PLN ke tujuh desa di Kecamatan Batàng Asai, Kabupaten Sarolangun, yaitu Desa Kasiro, Kasiro Ilir, Bukit Sulah, Datuk Nan Duo, Padang Jering, Lubuk Bangkar, dan Muaro Pemuat.

Disebutkan pula bahwa dananya berasal dari APBD murni Kabupaten Sarolangun pada tahun anggaran 2015 senilai Rp9,7 miliar. Setelah kontraknya untuk pemenang tender, anggarannya naik menjadi Rp12 miliar.

Proyek tiang listrik Perseroan Terbatas Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) di Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi  sampai saat ini, kata dia, sia-sia karena pemasangan tiang listrik itu tidak sampai ke lokasi yang dituju.

Selain itu, kondisi tiang pun cukup memprihatinkan karena sudah banyak yang roboh dan patah serta tidak terawat.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments