Minggu, 27 November 2022

PT Reki Rugi Rp 800 Juta

SAD Surati Bupati Batanghari, Minta Ketegasan

Senin, 21 Juni 2021 | 07:28:44 WIB


Salah satu bangunan milik PT Reki yang dirusak warga
Salah satu bangunan milik PT Reki yang dirusak warga / dokumentasi - Metrojambi.com



Ditanya soal dampak insiden tersebut, Hospita mengatakan bahwa kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 800 juta. “Ini termasuk barang pribadi milik staf jaga kami," ujar Hospita.

Seperti diberitakan, PT Reki diserang sekelompok massa pada Rabu pekan lalu. Pos di gerbang utamanya di Simpang Macan Luar rusak ditimpa pohon yang diduga sengaja ditebang oleh massa.

Dua penjaga di pos tersebut diculik. Massa selanjutnya membakar Pos Sungai Kandang dan Pos 51.

PT Reki sendiri belum melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Pemkab Batanghari. “Saya belum tahu persis kejadiannya. Besok dari PT Reki baru membuat laporan ke Timdu," ujar Kepala Kantor Kesbangpol Batanghari Farizal saat dikonfirmasi Metro Jambi, Minggu (20/6).

Direktur Operasional PT Reki Adam Aziz mengungkapkan, pembakaran dan perusakan pos mereka pada pekan lalu telah memancing reaksi Suku Anak Dalam Batin Sembilan. Warga SAD meminta Bupati Batanghari mengambil tindakan tegas terhadap para perambah yang terlibat aksi pada Rabu lalu itu.

Menurut Adam, permintaan warga SAD  ditulis dalam surat dengan tulisan tangan yang ditandatangani dan dibubuhi cap jempol oleh beberapa orang. Salah satunya adalah Rusman, temenggung warga Batin Sembilan.

Penulis: chy/mrj
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj



comments