Sabtu, 18 September 2021

CJH Tetap Diberangkatkan Jika Tidak Lakukan Pembatalan

Kamis, 01 Juli 2021 | 11:00:36 WIB


Kepala Kemenag Kabupaten Tebo, Herman
Kepala Kemenag Kabupaten Tebo, Herman / Suci / Metrojambi.com

MUARATEBO – Pasca  dibatalkannya pemberangkatan ibadah haji tahun 2021, Calon Jemaah Haji (CJH), diperbolehkan mengambil uang yang telah disetorkan.

Kepala Kemenag Kabupaten Tebo Herman menyebutkan, penarikan tersebut merupakan hak dari CJH. Pihak penyelenggara juga tidak akan mempersulit CJH yang akan menarik kembali uang yang telah disetorkan tersebut.

"Kita akan fasilitasi bagi CJH yang akan melakukan penarikan," ujar Herman di ruangan kerjanya, Rabu (30/6).

Dijelaskannya, penarikan ini terdiri dari dua jenis, pertama penarikan dana keseluruhan yakni biaya pendaftaran dan pelunasan. Untuk penarikan jenis ini disebut dengan pembatalan, artinya nomor antrean CJH juga akan dihapuskan.

Kedua, penarikan uang pelunasan. Jenis penarikan ini CJH hanya menarik kembali uang pelunasan sekitar Rp 8 juta. Tanpa melakukan pembatalan pendaftaran, dan ini juga diperbolehkan.

"Untuk yang kedua, CJH masih memiliki nomer pemberangkatan, artinya tetap pada nomer pendaftaran," ungkapnya.

Herman menyebutkan ada 1 dari 223 CJH kuota 2020 yang melakukan penarikan uang pelunasan. ‘’Untuk pembatalan keberangkatan tidak ada. Meskipun melakukan penarikan dia tetap akan diberangkatkan jika tahun 2022 mendatang,’’ jelasnya.

Meskipun telah dua kali terhadi pembatalan keberangkatan, kata Herman tidak ada CJH dari Tebo yang melakukan protes. Semua dapat menerima, hal ini dikarenakan CJH asal Tebo selalu mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments