Sabtu, 18 September 2021

Sejumlah Bangunan di Ponpes Miftahul Huda Sarolangun Terbakar

Kamis, 01 Juli 2021 | 14:53:33 WIB


Pondok Pesantren Miftahul Huda yang berlokasi di Dusun Tunas Bakti, Desa Kampung Tujuh, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun hangus terbakar, Kamis (1/7/2021) dini hari.
Pondok Pesantren Miftahul Huda yang berlokasi di Dusun Tunas Bakti, Desa Kampung Tujuh, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun hangus terbakar, Kamis (1/7/2021) dini hari. / istimewa

SAROLANGUN - Pondok Pesantren Miftahul Huda yang berlokasi di Dusun Tunas Bakti, Desa Kampung Tujuh, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun hangus terbakar, Kamis (1/7/2021) dini hari.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sarolangun Hendriman mengatakan, kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

"Menurut keterangan yang didapat dari wakil Ponpes Ustad Kusnadi, para Santriwan yang saat itu sedang istirahat tidur. Tiba-tiba terbangun karena merasa kepanasan serta melihat salah satu pondok yang dihuni oleh santriwan telah terbakar dan langsung berteriak meminta tolong," kata Hendriman.

Ditambahkan Hendriman, melihat kejadian itu para santri dan pengurus pondok dibantu warga setempat langsung bergegas berupaya mematikan kobaran api tersebut, hingga api baru bisa dijinakan sekitar pukul 02.30 WIB.

"Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung mendatangi lokasi kebakaran membantu para santriwan untuk memadamkan api," ujarnya.

Hendriman menceritakan, setelah mendapat laporan pihak Damkar langsung bergegas turun kelokasi. Namun setibanya disana kobaran api telah berhasil dipadamkan.

"Mobil Damkar tidak turun, menghubungi damkar pada jam 02.00. Pagi ini sudah di cek ke lokasi kebakaran oleh Petugas Damkar sektor Limun CNG dan pihak kepolisian," jelasnya.

Dalam kejadian itu tidak terdapat korban jiwa yang ditemukan, namun kerugian yang dialami ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

"Ada 8 unit pondok papan santriwan, 6 set kompor dan tabung gas, sembako, peralatan dapur, peralatan belajar, pakaian dan sembako hangus terbakar," pungkasnya.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments