Rabu, 22 September 2021

Masih Pandemi, Penjualan Hewan Kurban di Tanjabbar Masih Sepi

Selasa, 13 Juli 2021 | 14:20:25 WIB


Penjualan hewan kurban di Tanjabbar sepi peminat.
Penjualan hewan kurban di Tanjabbar sepi peminat. / Eko Siswono/Metrojambi.com

KUALATUNGKAL - Pandemi Covid-19 berdampak pada penjualan hewan kurban di Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar). Sebab, penjualan hewan kurban sepi peminat.

"Kalau untuk tahun ini turun nian. Kalau tahun sebelumnya selalu 60 han ekor lebih. Tahun ini cuman 30 ekor, itupun masih sisa dua," kata Ahai, peternak sapi di Kualatungkal, Tanjabbar, Senin (12/7).

Baca juga : Puluhan Hewan Kurban Masih Tersedia untuk Masyarakat Sarolangun

Menurut Ahai, saat ini para peternak atau penggemukan hewan mengalami penurunan penjualan. "Semenjak corona meningkat makin payah," ujarnya.

Ahai menyebutkan, yang ia jual merupakan sapi lokal Tanjabbar, seperti dari Pengabuan, Tungkal Ulu dan Tebing Tinggi.

Ditambahkan Ahai, ia hanya menjual sapi jenis sapi bali dan semental. Sebab, keduanya tersebut merupakan sapi pedaging dan diminati konsumen.

Untuk harga, Ahai menegaskan tidak ada kenaikan. Sapi dihargai sesuai dengan berat dari sapi sendiri. "Ada yang Rp 14 juta, Rp 15 juta, Rp 20 juta hingga paling mahal saat ini Rp 25 juta," pungkasnya.

Lihat videonya disini


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments