Rabu, 20 Oktober 2021

Penerimaan Pajak Semester I 2021 di Jambi Mencapai Rp 2,9 Triliun

Sabtu, 17 Juli 2021 | 09:54:27 WIB


Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Supendi saat memberikan keterangan pers di Jambi, Jumat (15/7/2021)
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Supendi saat memberikan keterangan pers di Jambi, Jumat (15/7/2021) / ANTARA/Tuyani

 JAMBI - Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi melaporkan realisasi penerimaan pajak secara bruto pada semester I 2021 mencapai Rp 2,9 sedangkan penerimaan pajak netto sebesar Rp 2,2 triliun.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jambi, Supendi di Jambi, Jumat (15/7) mengatakan penerimaan pajak semester I 2021 ini berasal dari tujuh sektor usaha dominan.

"Sektor usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor paling besar penerimaan pajaknya mencapai Rp 718,4 miliar," kata Supendi.

Penerimaan pajak terbesar kedua yakni sektor usaha pertanian, Kehutanan dan perikanan sebesar Rp 452,5 miliar, ketiga penerimaan pajak terbesar berasal dari pertambangan dan penggalian sebesar Rp 416 miliar.

Dari sektor jasa keuangan dan asuransi diperoleh penerimaan pajak sebesar Rp 222,7 miliar kemudian sektor administrasi pemerintahan dan jamsos wajib mencapai Rp 198,8 miliar.

Pada sektor usaha konstruksi penerimaan pajak yang didapat sebesar Rp 126 miliar dan sektor usaha transportasi dan pergudangan sebesar Rp 95 miliar.

Penerimaan pajak ini dikumpulkan oleh lima kantor pajak di Provinsi Jambi dengan penerimaan terbesar berasal dari KPP Pratama Jambi Telanaipura dengan realisasi penerimaan bruto sebesar Rp 979,7 miliar sedangkan realisasi pajak secara netto sebesar Rp 654,7miliar dari target penerimaan pajak di KPP Pratama Jambi Telanaipura selama 2021 sebesar Rp 1,5 triliun.

Penerimaan terbesar kedua berasal dari KPP Pratama Jambi Pelayangan dengan realisasi bruto sebesar Rp 817, 7 miliar dan realisasi netto sebesar Rp 631,1 miliar dari target penerimaan selama 2021 sebesar Rp 1,4 triliun.

Selanjutnya dari KPP Pratama Kuala Tungkal realisasi penerimaan pajak secara bruto sebesar Rp 378,4 miliar dan realisasi netto sebesar Rp 373,1 miliar dengan target pendapatan 2021 sebesar Rp 781,5 miliar.

Selanjutnya pada KPP Pratama Muarabungo realisasi bruto dan netto masing-masing sebesar Rp 442,4 miliar dan Rp 302,9 miliar dengan target pendapatan selama 2021 sebesar Rp 625,1 miliar. Terakhir di KPP Pratama Bangko realisasi penerimaan pajak Bruto dan netto masing-masing sebesar Rp 339,9 miliar dan Rp 275,1 miliar dengan target sebesar Rp 762,1 miliar.

"Penerimaan pajak semester I 2021 ini lebih baik dari tahun 2020 lalu. Peningkatan terjadi dalam jumlahnya tumbuh positif. Semoga bisa diikuti untuk penerimaan pajak di triwulan tiga dan empat," tutupnya.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments