Minggu, 19 September 2021

Kabur Usai Menabrak Kambing, Remaja di Sarolangun Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 17 Juli 2021 | 10:57:30 WIB


Kasat Resnarkoba Polres Sarolangun AKP Lumbrian Hayudri Putra menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan dari seorang kurir berinisian MA (17)
Kasat Resnarkoba Polres Sarolangun AKP Lumbrian Hayudri Putra menunjukkan barang bukti sabu yang diamankan dari seorang kurir berinisian MA (17) / Metrojambi.com/Mario Dwi Kurnia

 SAROLANGUN - Seorang remaja warga Pauh, Kabupaten Sarolangun berinisial MA (17), harus berusuran dengan pihak kepolisian gara-gara kedapatan membawa narkotika jenis sabu-sabu.

Kasat Resnarkoba Polres Sarolangun AKP Lumbrian Hayudri Putra mengatakan, MA ketahuan membawa sabu-sabu secara tidak disengaja. Awalnya, ia mengalami kecelakaan tunggal di Desa Lubuk Sepuh, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, Rabu (14/7), sekira pukul 15.30 WIB.

"Ia mengalami kecelakaan tunggal setelah sepeda motor Honda Sonic yang dikendarainya menabrak seekor kambing yang melintas di jalan," kata Lumbrian, Sabtu (17/7).

Pada saat bersamaan, melintas mobil patroli lalu lintas, yang kemudian berhenti karena berniat memolong. Melihat kedatangan petugas kepolosian, MA menjadi panik lalu melarikan diri.

Karena curiga, petugas petroli lalu lintas lantas mengejar MA, hingga berhasil diamankan. Selain itu, petugas kepolisian juga mengamankan sebuah bungkusan yang sempat dibuang MA saat melarikan diri.

"Bungkusan yang dibuang pelaku berisikan satu plastik klip berisikan diduga narkotika jenis sabu dengan berat lebih kurang 9,68 gram, yang kalau dirupiahkan nilainya sekitar sepuluh juta," kata Lumbrian.

Kepada petugas kepolisian yang menginterogasinya, MA mengaku sebagai kurir dan sudah empat kali mengantarkan paket sabu dari pengedar kepada pemesan.

"Ada mengambil dari Rawas, ada juga disuruh bosnya mengantar. Saat kejadian itu, dia disuruh untuk mengantar ke salah satu pembeli di Pelawan Singkut," ungkap Lumbrian.

Ditambahkan Lumbrian, MA juga diketahui mengkonsumsi narkotika berdasarkan hasil tes urine. "Untuk pemilik barang bukti masih kita cari," kata Limbrian.

Atas perbuatannya, MA dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan atau pasa 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.


Penulis: Mario Dwi Kurnia
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments