Minggu, 26 September 2021

Tak Terima, Pengacara Subhi akan Gugat Kembali dan Laporkan Hakim ke KY

Senin, 19 Juli 2021 | 16:52:36 WIB


/

JAMBI - Kuasa hukum Subhi, Indra Cahaya menilai putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) terhadap permohonan praperadilan kliennya keliru. Pasalnya, hakim Partono menyatakan permohonan prapradilan mantan Kepala BPPRD Kota Jambi itu tidak dapat diterima.

"Pengadilan bukan sepihak begitu, nggak benar itu. Tidak ada putusan NO (tidak dapat diterima) dalam pidana. Putusan NO adalah dalam perdata," kata Indra usai sidang kepada metrojambi.com, Senin (19/07).

Meski dalam amar putusan hakim menyatakan  tidak ada upaya hukum terkait putusan praperadilan, namun Indra Cahaya mengatakan, akan menggugat lagi terkait penetapan tersangka kepada kliennya Subhi.

"Kami akan gugat lagi. Jelas-jelas dalam penetapan tersangkanya nggak ada. Itu yang kita persoalkan. Maka saya akan lawan," tegas Indra lagi.

Menurut dia, hakim menggunakan surat edaran MA sebagai pertimbangan yaitu soal larangan prapradilan bagi yang melarikan diri atau DPO. Namun menurut Indra, aturan itu tidak bisa diterapkan untuk  Subhi, karena dia mengajukan praperadilan terlebih dulu sebelum penyidik menetapkannya dalam DPO.

"Kalau ini tidak, Subhi mengajukan tanggal 24, sementara penyidik baru mengumpulkan bukti tanggal 25. Artinya duluan Subhi mengajukan prapedilan, itu hak azazi," ungkapnya.

Karena putusan yang dianggapnya keliru dan tidak benar, maka Indra juga mengatakan akan melaporkan hakim yang bersangkutan ke Komisi Yudisial (KY) hakim. "Mau saya laporkan ke KY. Setelah saya baca putusan juga akan saya gugat kembali," pungkasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments