Sabtu, 25 September 2021

Gubernur Jambi Apresiasi Peran OJK Turut Serta Tanggulangi Covid-19

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:04:38 WIB


Gubernur Jambi saat memberikan sambutan/ Metrojambi.com- Achy
Gubernur Jambi saat memberikan sambutan/ Metrojambi.com- Achy /

JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris. S.Sos, MH mengapresiasikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan semua pemangku kepentingan, yang dinilai sebagai bentuk kepedulian dan sebagai upaya bersama dalam menghadapi serta menanggulangi Covid-19 di Provinsi Jambi.

Ini juga sekaligus bagian dari upaya pemuliahan ekonomi nasional dan daerah. Pernyataan ini dikemukan Al Haris saat menghadiri kegiatan vaksinasi massal sektor jasa keuangan bertempat di Ev Garden, Paalmerah Lama, Kota Jambi, Rabu (21/7).

Al Haris menyampaikan bahwa tantangan dalam menghadapi pandemi virus Corona tidaklah mudah. Diperlukan peran serta semua pihak untuk bergandengan tangan bersama untuk ikut mengatasinya.

"Termasuk langkah OJK, BI, FK-IJK Provinsi Jambi ikut membantu pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19. Saya ucapkan terima kasih kepada OJK yang telah ikut membantu Pemerintah Daerah dalam mengatasi Covid. Selain itu, saya sangat mengapresiasi para medis dan semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi ini," kata Al Haris.

Ditambahkan Al Haris, permasalahan pandemi yang sangat berat dan cukup lama harus dihadapi. "Masalah bersama yang dihadapi oleh daerah kita, negara kita, bahkan dunia. dan berdasarkan data, yang terkonfirmasi Covid-19 semakin banyak, baik di Provinsi Jambi maupun di Indonesia," kata dia.

Lebih lanjut, mantan Bupati Merangin dua periode itu mengatakan pemerintah bekerja sama serta bersinergi dengan semua pihak untuk melakukan berbagai upaya penanggulangan covid-19. Baik penanggulangan secara medis maupun dampak ekonomi dan sosial.

"Dalam penanggulangan secara medis, selain pengobatan orang yang terkonfirmasi Covid-19. Juga dilakukan vaksinasi Covid-19 sebagai ikhtiar dan pilihan rasional yang dilakukan negara dalam menghadapi Covid-19, untuk melindungi masyarakat Indonesia. Vaksinasi tersebut dilakukan secara bertahap dengan harapan bisa memenuhi target herd immunity (kekebalan kelompok)," beber Al Haris.

"Total cakupan vaksinasi dan vaksin yang diterima di Provinsi Jambi sampai tanggal 17 Juli 2021, berdasarkan data KPCPEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional), Dosis 1 sebanyak 545.004, dosis 2 sebanyak 184.555. angka ini tentu masih jauh dari target herd immunity (kekebalan kelompok), namun kita akan terus berupaya untuk melaksanakan Vaksinasi Covid-19 secara bertahap dan berkesinambungan," sambungnya.

Dikatakannya lagi, tidak ada jaminan bahwa jika seseorang telah divaksin tidak akan tertular Covid-19. Namun kalaupun tertular, akan sangat mengurangi dampak yang ditimbulkan, karena kekebalan tubuh orang yang menerima vaksin Covid-19 telah meningkat secara signifikan untuk menghadapi Covid-19.

"Sejalan dengan hal tersebut, maka saya menekankan agar bapak, ibu penerima vaksin, dan kita semua untuk terus untuk disiplin dan konsisten menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 yang sering disebut 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," kata Haris.

"Disiplin dan konsisten melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 juga bisa diartikan sebagai wujud kurban kita, sesuai dengan kondisi yang kita hadapi saat ini, dengan tujuan untuk melindungi diri sendiri, keluarga, tetangga, lingkungan, daerah, bahkan negara kita,“ ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jambi Yudha Nugraha Kurata menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 melalui Industri jasa keuangan di Jambi, diharapkan bisa mempercepat target pembentukan kekebalan komunitas, diseluruh lapisan masyarakat sesuai dengan target pemerintah pada bulan November mendatang.

"Keberhasilan dari vaksin Covid akan sangat menentukan upaya pemuluhan ekonomi nasional, karena setelah terbentuk kekebalan komunitas, maka perekonomian masyarakat akan kembali bergerak sejalan dengan terbentuknya mobilitas masyarakat," demikian Yudha.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments