Rabu, 29 September 2021

Tanjab Barat Zona Merah

Status Risiko Kerinci dan Tanjab Timur Juga Naik

Kamis, 22 Juli 2021 | 07:57:49 WIB


Perkembangan data Covid-19 Provinsi Jambi. Kabupaten Tanjungjabung Barat Provinsi Jambi zona merah Covid-19
Perkembangan data Covid-19 Provinsi Jambi. Kabupaten Tanjungjabung Barat Provinsi Jambi zona merah Covid-19 / Antara/HO/Satgas Covid-19 Provinsi Jambi

JAMBI - Setelah sempat masuk ke zona oranye, wilayah Kabupaten Tanjungjabung Barat kembali masuk dalam zona merah Covid-19. Sedangkan Kota Jambi yang sebelumnya zona merah kini stabil di zona oranye.

Zona merah merujuk kepada zona resiko tinggi penularan virus corona. “Berdasarkan data 12-18 Juli 2021, Kabupaten Tanjab Barat (masuk) zona merah Covid-19,” ungkap juru bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, Rabu (21/7).

Menurut Johan, selain Tanjab Barat, dalam rekap mingguan itu, status risiko penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kerinci dan Tanjungjabung Timur juga naik dari zona kuning atau resiko rendah ke zona oranye.

Dengan demikian, sepuluh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi saat ini berada pada zona oranye dan satu kabupaten berada pada zona merah.

Namun, lonjakan kasus yang terjadi dalam sepekan terakhir mulai menurun. Pada Rabu (21/7), terdata 14 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sebanyak 12 orang di Kota Jambi dan masing-masing satu orang di Kabupaten Tebo dan Bungo.

Dengan demikian total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Jambi hingga saat ini mencapai 16.884 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh pada Rabu berjumlah 117 orang.

Rinciannya, 28 orang sembuh di Kota Jambi, 36 orang di Kabupaten Batanghari, 52 orang di Kabupaten Muarojambi dan satu orang di Kabupaten Tebo. Sehingga, total pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 13.134 orang.

“Pasien Covid-19 yang masih dalam proses perawatan di Jambi sebanyak 3.416 orang dan yang meninggal dunia 334 orang,” kata Johansyah.

Satgas Covid-19 Provinsi Jambi mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Yakni, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah.

Sementara itu, Satgas Covid Kota Jambi merilis data bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit. Hanya di RS Bratanata BOR yang mencapai 100 persen atau seluruh 40 tempat tidur terisi. Sedangkan di rumah sakit lainnya masih tersedia.

Di antara rumah sakit yang masih bisa menampung pasien Covid-19 di Kota Jambi per 21 Juli 2021 adalah RS Raden Mattaher (masih tersedia 10 tempat tidur), RS Abdul Manap (17 tempat tidur), RS Bhayangkara (16 tempat tidur) dan RS Royal Prima (24 tempat tidur).

Tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 juga masih tersedia di RS Arafah, RS Baiturrahim, RS Theresia dan RS Siloam.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments