Kamis, 23 September 2021

SKK Migas-PetroChina dan KKKS Gelar Kuliah Umum “Bersama Hulu Migas Membangun Sepucuk Jambi Sembilan Lurah”

Kamis, 10 Juni 2021 | 11:54:22 WIB


/ istimewa

JAMBI – SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd, dan KKKS bersama Universitas Jambi menggelar kuliah umum, Rabu (09/06/2021).

Kuliah umum yang digelar secara virtual ini, mengangkat tema “Bersama Hulu Migas Membangun Sepucuk Jambi Sembilan Lurah”.

Acara yang dipandu M Yuda Ramdani perwakilan PetroChina ini menghadirkan narasumber, Amir Faisal Jindan  Stakeholders Relations Manager Repsol Exploration South East Jambi B.V., Adrian Wibisono CSR Superintendent PetroChina International Jabung Ltd., dan Andhy Kurniawan  Sub Surface Manager MontD’Or Oil Tungkal Ltd. 

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Y Morsa Said Rambe mewakili Rektor Unja saat membuka acara mengatakan, sangat menyambut baik kegiatan kuliah umum oleh SKK-Migas PetroChina.

“FST mengucapkan terima kasih karena telah dilaksanakan kuliah umum yang sangat bermanfaat seperti ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pewakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan berharap kegiatan kuliah umum berjalan aman, lancar dan bermanfaat.

“Saya turut mengucapkan terima kasih kepada Unja karena telah bersedia menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini,” ucapnya.

Menurutnya, kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi tentang kegiatan industri hulu migas kepada perguruan tinggi di Provinsi Jambi.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagsel, Andi Arie Pangeran memaparkan kontribusi produksi migas Provinsi Jambi tahun 2020, mencapai 3 persen di bidang minyak, sedangkan gas mencapai 4 persen.

“Ini menjadi tantangan agar Provinsi Jambi bersama SKK Migas Sumbagsel dapat terus berkontribusi dalam memproduksi minyak dan gas di Indonesia. Mengingat, 69 persen pasokan migas masih memegang peranan penting sebagai sumber energi nasional,” jelas Andi.

Sedangkan CSR Superintendent PetroChina International Jabung Ltd. Adrian Wibisono menyebutkan, industri migas berperan dalam pengembangan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan lingkungan.

“Program pengembangan masyarakat yang baru-baru ini dilaunching yakni kawasan ekowisata Sukorejo, Kabupaten Tanjab barat. Silahkan berkunjung ke ekowisata tersebut,” katanya.

Pada kuliah umum ini, para peserta yang didominasi mahasiswa fakultas Sains dan Teknologi Unja ini juga menyampaikan beberapa pertanyaan soal industri minyak dan gas.


Penulis: ***
Editor: ikbal ferdiyal


TAGS:


comments