Rabu, 22 September 2021

Pemkab Bungo Tutup Sekolah di Zona Merah

Kamis, 22 Juli 2021 | 08:09:06 WIB


Kadis Pendidikan Bungo, Masril
Kadis Pendidikan Bungo, Masril / Metrojambi.com

 MUARABUNGO – Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bungo, terus mengalami peningkatan setiap hari.

Untuk menghindari penularan terhadap siswa didik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo melakukan pembagian zona setiap kecamatan untuk mengatur pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi.

Kadis Pendidikan Bungo Masril mengatakan, ada dua pembagian zona, yakni zona merah dan zona selain merah.

Penempatan kedua zona tersebut sudah menjadi kesepakatan Dinas Pendidikan bersama instansi terkait serta Tim Satgas Covid-19 Bungo.

"Kedua zona itu kita ambil dari tingkat penularan Covid-19. Jika yang terkonfirmasi di kecamatan tersebut banyak, maka masuk ke zona merah," kata Masril, Kamis (22/7).

Dalam keputusan tersebut sebanyak 6 kecamatan masuk dalam zona merah, yakni Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo Dani, Bathin III, Pasar Muarabungo, Pelepat dan Pelepat Ilir.

Sementara, 11 kecamatan lainnya masuk ke zona selain merah, yakni Kecamatan Jujuhan Ilir, Rantau Pandan, Bathin III Ulu, Muko-Muko Bathin VII, Limbur Lubuk Mengkuang, Tanah Tumbuh, Tanah Sepenggal Lintas, Bathin II Babeko, Bathin II Pelayang, Jujuhan dan Tanah Sepenggal.

"Bagi kecamatan yang masuk zona merah, kita berlakukan KBM secara daring, sementara zona selain merah KBM tatap muka namun tetap mematuhi protokol kesehatan," tambahnya.

Dikatakan Masril, aturan tersebut berlaku untuk seluruh sekolah mulai dari SD hingga SMA yang ada di Kabupaten Bungo.

Dirinya juga sudah melakukan komunikasi ke Dinas Pendidikan Provinsi untuk menyetujui aturan tersebut untuk tingkat SMA.

"Aturan ini berlaku hingga waktu yang tidak ditentukan, yang pasti kita akan melakukan evaluasi setiap waktu," katanya.

Masril menegaskan bahwa pelaksanaan daring di zona merah bukan berarti siswa libur sekolah. Setiap siswa akan diberikan tugas oleh gurunya untuk dikerjakan di rumah masing-masing.

Untuk itu, ia minta orang tua ikut berperan aktif mengajarkan anak di rumah selama pelaksanaan aturan tersebut. "Ini bukan masalah membebankan orang tua, tapi masalah kesehatan anak kita," tutupnya.


Penulis: Khairul Fahmi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments