Rabu, 22 September 2021

Awasi Pemudik, Polres Merangin Siapkan Empat Posko

Selasa, 04 Mei 2021 | 09:13:29 WIB


Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo saat meninjau posko penyekatan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah di Kabupaten Bungo
Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo saat meninjau posko penyekatan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah di Kabupaten Bungo / dokumentasi - Metrojambi.com

 BANGKO - Polres Merangin mendirikan empat posko pengamanan dan posko pelayanan pelaksanaan Idul Fitri dan larangan mudik tahun 2021.

Sebanyak 169 personel kepolisian nantinya akan ditugaskan di empat posko pengamanan dan pelayanan tersebut.

Kabag Ops Polres Merangin Kompol Pamenan mengatakan, posko tersebut akan dibuka selama 12 hari sejak tanggal 6 hingga 17 Mei mendatang.

‘’Posko ini juga akan melakukan pengawasan dan mengantisipasi warga yang akan melakukan perjalanan mudik,’’ kata Pamenan (4/5/2021).

Dikatakannya lagi, pemerintah baik pusat maupun daerah telah melarang masyarakat untuk mudik pada hari raya Idul Fitri tahun ini.

"Kita di Merangin poskonya hanya untuk antar kabupaten saja, kalau antar provinsi ada di Polres Bungo dan empat polres lainnya," katanya.

Empat Posko itu diantaranya, tiga Pos Pengamanan dan satu Pos Pelayanan. Keempat posko ini tersebar di perbatasan dengan kabupaten tetangga dan di Kota Bangko.

"Pos Pam I di Pamenang dekat SMK 10, Pos Pam II di Tabir, Pos Pam III di Desa Lubuk Jering, Pangkalan Jambu dan Pos Yan di Pasar Bawah Bangko," ujarnya.

Menurutnya, personil yang dilibatkan dalam Posko tersebut sebanyak 169 dari Polres Merangin, serta dibantu dari TNI, Satpol PP dan Tenaga Kesehatan.

Rencananya, kata Kabag Ops, Posko tersebut akan disatukan dengan Pos Covid-19. Namun pihaknya akan koordinasi dengan Pemab Merangin.

"Rencananya nanti akan bergabung dengan Pos Covid-19, mereka akan ngikut ke pos kita," katanya.

Jika nantinya terdapat warga yang melakukan perjalanan mudik, maka pihaknya siap untuk menyuruh putar balik.

"Kita tegas, sesuai aturan siapapun yang mau keluar dari Kabupaten Merangin ataupun yang mau masuk kita akan perintahkan untuk putar balik," tegas.

Menurutnya, imbauan larangan mudik ini telah disampaikan dan disosialisasikan kepada masyarakat Merangin.

Kompol Pamenan kembali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan mudik. ‘’Tidak mudik bukan berarti tidak sayang keluarga di kampung,’’ ungkapnya.

Ia berharap agar semua elemen masyarakat untuk bersama sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Merangin. 


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments