Rabu, 26 Januari 2022

Sempat Ditolak Rumah Sakit, Polres Muarojambi Evakuasi Ibu Hamil Terpapar Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 07:06:24 WIB


Evakuasi yang dilakukan anggota Polisi Muatojambi terhadap seorang ibu rumah tangga yang hamil untuk segera dirawat di RSUD Ahmad Arifin setelah dinyatakan Covid-19
Evakuasi yang dilakukan anggota Polisi Muatojambi terhadap seorang ibu rumah tangga yang hamil untuk segera dirawat di RSUD Ahmad Arifin setelah dinyatakan Covid-19 / ANTARA/HO/Polres Muarojambi

 JAMBI - Kapolres Muarojambi, AKBP Yuyan Priatmaja memerintahkan anggotanya 'gerak cepat' melakukan perotolongan terhadap seorang ibu rumah tangga yang dalam keadaan hamil dan positif terpapar Covid-19 untuk dilakukan evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Ripin, Kabupaten Muarojambi guna mendapatkan perawatan.

"Setelah kami memerintahkan Kapolsek Jaluko dan Bhabinkamtibmas setempat berkoodinasi dengan TNI dan tim gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Muarojambi, kami langsung gerak cepat untuk mengevakuasi terhadap Eli Noviana (29) untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Ahmad Ripin," kata Yuyan, Rabu (28/7).

Disebutkan Yuyan, pada Selasa 27 Juli 2021 sekira pukul 10.00 WIB, pihaknya mendapat informasi ada seorang warga di RT 12 Desa Bertam, Kecamatan Jaluko yang dalam kondisi hamil, tidak mendapatkan perawatan medis dari Rumah Sakit Ahmad Ripin Muarojambi dengan alasan tidak ada dokter spesialis kandungam.

"Saya setelah mendapatkan informasi itu langsung perintahkan Kapolsek Jaluko berkoordinasi dengan berbagai pihak guna melakukan evakuasi dan membawa ibu hamil tersebut dari rumahnya untuk segera dirawat di rumah sakit umum setempat. Akhirnya permintaan kami disetujui pihak rumah sakit yang awalnya menolak karena tidak ada dokter spesialisnya," kata Yuyan.

Langkah yang diambil pihak Polres Maarojambi adalah dengan segera memerintahkan Kapolsek Jaluko dan Bhabinkamtibmas Desa Bertam untuk mengecek keberadaan dan kondisi pasien, dan lalu berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi dan pihak RSUD Ahmad Ripin.

Kemudikan memerintahkan Kapolsek Jaluko dan Bhabinkamtibmas untuk berkoordinasi dengan Puskesmas Pir II Bajubang untuk mengecek kesehatan pasien, serta memerintahkan untuk membawa pasien ke RSUD Ahmad Ripin.

Personel Polsek Jaluko kemudian berkoordinasi dengan Kades Sungai Bertam untuk megecek warganya yang saat ini sedang hamil tujuh bulan mengalami demam dan batuk sudah dibawa ke RSUD Ahmad Ripin, namun ditolak dengan alasan tidak ada dokter spesialis.

Anggota Polsek Jaluko juga berkoordinasi dengan Ketua RT 12 Desa Bertam, Bujang yang menyampaikan bahwa dirinya yang membawa ibu tersebut ke RSUD Ahmad Ripin namun ditolak. Lalu dibawa ke rumah sakit yang ada di Kota Jambi, namun juga mendapatkan penolakan.

Kemudian anggota Polsek Jaluko berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas, Sinta yang menyampaikan pihak puskesmas sudah memberikan surat rekomendasi rujukan ke RSUD Ahmad Ripin sejak hari Sabtu 24 Juli 2021 dan oleh pihak rumah sakit menolak.

Selanjutnya anggota Polsek Jaluko beroordinasi dengan dokter jaga Puskesmas, dr Lena, menyampaikan diagnosa awal pasien mengalami demam dan batuk, serta kadar oksigen ditubuh hanya 93 sementara kadar normal 95, sehingga dokter menyarankan untuk dirawat.

Kemudian yang bersangkutan sudah di swab antigen dengan hasil reaktif (+) sehingga penangananya harus sesuai protokol Covid-19. Selanjutnya bertempat di Puskesmas Pir II Bajubang sekira pukul 11.30 WIB telah dilaksanakan kegiatan rapat terkait permasalahan tersebut.

"Hasil rapat memutuskan untuk melakukan evakuasi pasien dengan dasar kadar oksigen hanya 93, sehingga dikhawatirkan pasien mengalami sesak pada malam hari, sehingga tidak mendapat penangganan medis," kata Yuyan.

Sekira pukul 14.00 WIB, ambulance Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Muarojambi menjemput pasien dan langsung dirujuk ke RSUD Ahmad Ripin dengan pengawalan anggota Polri dan kepala Puskesmas Pir II Bajubang, guna memastikan pasien tersebut benar mendapatkan perawatan medis secara protokol Covid-19.

"Saat ini pasien sudah mendapatkan perawatan medis di ruang isolasi Covid-19 di RSUD Ahmad Ripin dan ini semua berkat gerak cepat dan kerjasama semua pihak dalam menangani dan memberlakukan sama semua pasien Covid-19," kata Yuyan.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal
Sumber: Antara

TAGS:


comments