Jumat, 22 Oktober 2021

IDI: Jangan Hanya Fokus Pada Treatment

Rabu, 28 Juli 2021 | 08:29:02 WIB


Ketua IDI Provinsi Jambi Deri Mulyadi
Ketua IDI Provinsi Jambi Deri Mulyadi / dokumentasi - Metrojambi.com

 JAMBI - Tingginya peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Jambi dalam sebulan terakhir dinilai Ketua IDI Provinsi Jambi Deri Mulyadi sebagai bagian dari “serangan” gelombang kedua.

“Gelombang kedua secara nasional. Kalau secara lokal, ada something wrong juga dalam konteks preventifnya, dalam mencegah kasusnya, termasuk kesiapan rumah sakit kita sendiri,” ujar Deri menjawab Metro Jambi.

Menurut dia, soal pencegahan dimulai dari Dinas Kesehatan dan kesiapan rumah sakit dalam menyediakan pelayanan dan fasilitas, termasuk pemenuhi ketersedian oksigen, ruang ICU, dan obat-obatan.

“Sekarang trennya, pasien datang itu sudah gejala berat atau sedang. Sementara di rumah sakit pasien terus meningkat dan menyebabkan antrian,” tambahnya. Ini yang membuat keterlambatan penanganan pasien Covid-19 yang kemudian meningkatkan angka kematian.

“Kita belum begitu siap, inilah yang terjadi,” tegasnya. Analisa Deri, di lapangan masyarakat banyak yang tidak peduli dengan corona. Banyak juga yang tanpa gejala, tidak melapor, lalu isolasi mandiri.

Ada kemungkinan, tambah dia, mereka yang isolasi mandiri itu komorbid yang tidak tertangani dengan baik  sehingga bergejala berat. “Itu tidak terpantau dan menjadi hal yang biasa dalam masyarakat. Akhirnya tidak tertolong lagi dan menyebar ke yang lain,” lanjutnya.

Semestinya, lanjut dia, di Provinsi Jambi sudah mulai direaliasikan deteksi Covid-19 dari desa seperti yang dilakukan di Pulau Jawa.

“Itu harus dioptimalkan. Kalau hanya treatment  saja, saya rasa rumah sakit kita tidak sanggup. Saya sudah sampaikan dari awal, kita tidak akan siap kalau gelombang kedua ini terjadi,” ucapnya.

Menurut Deri, masyarakat cuek terhadap corona, namun juga tidak bisa disalahkan. “Mereka mencari makan. Kalau mereka isolasi, mereka tidak bisa bekerja lagi. Itu menjadi masalah besar kan,” ujarnya

Deri juga curiga varian delta sudah ada di Jambi, tetapi tidak terdeteksi. “Saya yakin sudah ada, bisa jadi tidak terdeteksi,” kata dia. Dia mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak secara disiplin.


Penulis: Achy
Editor: Ikbal Ferdiyal/mrj


TAGS:


comments