Jumat, 22 Oktober 2021

400 Lebih Pasien Covid-19 di Jambi Meninggal Dunia

Jumat, 30 Juli 2021 | 07:07:00 WIB


Perkembangan data Covid-19 Provinsi Jambi. 406 orang pasien Covid-19 di Provinsi Jambi meninggal dunia
Perkembangan data Covid-19 Provinsi Jambi. 406 orang pasien Covid-19 di Provinsi Jambi meninggal dunia / Antara/HO/Satgas Covid-19 Provinsi Jambi

 JAMBI - Satgas Covid-19 Provinsi Jambi mengumumkan 19 orang pasien Covif-19 di Provinsi Jambi meninggal dunia. Dengan demikian total pasien Covid-19 di daerah itu yang meninggal dunia berjumlah 406 orang.

"Ada 19 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia, sehingga total pasien Covid-19 Provinsi Jambi yang meninggal berjumlah 406 orang," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, Kamis (29/7).

Sebanyak 19 orang pasien Covid-19 yang meninggal tersebut tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, yaitu di Kabupaten Merangin 10 orang, di Kabupaten Tebo tiga orang dan di Kabupaten Batanghari dua orang. Kemudian di Kota Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, Kerinci dan Kota Sungaipenuh masing-masing satu orang.

Dari sebelas kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pasien Covid-19 terbanyak yang meninggal dunia yakni di Kota Jambi yang berjumlah 129 orang. Kemudian di Kabupaten Merangin 62 orang dan di Kabupaten Batanghari 57 orang.

Selain pasien Covid-19 yang meninggal, juga terdapat 385 warga Jambi yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 di Jambi hingga saat ini berjumlah 19.579 orang.

Kemudian 159 pasien Covid-19 di Jambi dinyatakan sembuh. Dengan demikian total pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan di Provinsi Jambi berjumlah 14.194 orang.

"Pasien Covid-19 yang masih menjalani proses perawatan sebanyak 4.979 orang," kata Johansyah.

Sementara itu peta resiko Covid-19 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi periode 19-25 Juli 2021 menyatakan Kota Jambi zona merah atau zona risiko tinggi penularan Covid-19.

Kemudian Kota Sungaipenuh, Kabupaten Bungo, Tebo, Merangin, Sarolangun, Batanghari, Muarojambi dan Kabupaten Tanjab Barat berada pada zona oranye atau zona risiko sedang penularan Covid-19. Kabupaten Kerinci dan Tanjab Timur berada pada zona kuning atau zona resiko rendah penularan Covid-19.


Penulis:
Editor:


TAGS:


comments