Sabtu, 25 September 2021

Kerusakan Jalan Sungai Hangat Tidak Diperbaiki Tahun Ini

Jumat, 30 Juli 2021 | 14:28:58 WIB


Kerusakan di jalan Sungai Hangat
Kerusakan di jalan Sungai Hangat / istimewa

KERINCI - Masyarakat Desa Sungai Hangat, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci sepertinya harus bersabar lebih lama lagi untuk melihat kerusakan jalan di daerah mereka diperbaiki.

Pada tahun 2021 ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas PUPR hanya menganggarkan dana untuk pembangunan jalan Lempur menuju Simpang Pelayang, Kecamatan Gunung Raya.

Adi, salah seorang warga Sungai Hangat sangat menyayangkan pemerintah daerah hanya fokus membangun jalan Lempur. Padahal, kata Adi, masih banyak jalan di daerah lain yang rusak dan butuh perbaikan.

"Jalan Lempur-Simpang Pelayang tahun 2020 lalu juga sudah dibangun dengan anggaran Rp 3,8 miliar. Tahun ini kembali dianggarkan Rp 1 miliar," kata Adi, Jumat (30/7).

Menurut Adi, tidak banyak warga yang melintasi jalan Lempur-Pelayang. Sementara sebaliknya, setiap hari banyak kendaraan yang melintasi jalan Sungai Hangat, karena merupakan satu akses jalan menuju Jambi.

"Jangan mentang-mentang anggota dewan banyak dari Lempur, pembangunan di desa lain diabaikan," ujar Adi.

Dikatakannya lagi, pemerintah daerah juga harus benar-benar melakukan pemerataan pembangunan. Pasalnya, ada daerah yang sudah beberapa kali mendapat alokasi anggaran untuk pembangunan, sedangkan Sungai Hangat sudah puluhan tahun tanpa disentuh pembangunan.

"Masyarakat bahkan harus memperbaiki sendiri kerusakan jalan secara swadaya. Kalau menunggu pemerintah, entah kapan akan diperbaiki," kata Adi.

Pratama, warga lainnya mengatakan, jalan yang mengalami kerusakan sepanjang lebih kurang enam kilometer, dengan kondisi badan jalan terkelupas, batu berserakan, dan banyak lubang.

Dikatakan Pratama, ruas jalan yang amblas beberapa bulan yang lalu juga belum diperbaiki Dinas PU Kabupaten Kerinci. Padahal, mereka sudah turun mengecek ke lokasi jalan yang amblas tersebut. "Jika tidak diperbaiki ruas jalan yang amblas, bisa membahayakan pengendara, karena sudah hampir separuh jalan yang amblas," kata Pratama.

Dia berharap kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci Dapil 5 untuk memperjuang ruas jalan tersebut. "Seharusnya jalan tersebut menjadi prioritas anggota dewan dapil V, karena disini juga jalan alternatif masyarakat beberapa desa yang ingin ke jambi, tembusnya di simpang Pulau Sangkar," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments